Rajaberita.info — Keheningan malam di Kecamatan Banjar Agung mendadak pecah! Sekira pukul 00.30 WIB, saat sebagian besar warga sedang terlelap, anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Tulang Bawang bergerak senyap menuju sebuah kontrakan di Kp. Tunggal. Pasalnya, telinga petugas telah menangkap laporan mengejutkan dari masyarakat: lokasi itu diduga kerap dijadikan sarang transaksi dan tempat pemakaian barang haram. Sesampainya di lokasi, mata tajam aparat langsung tertuju pada satu sosok laki-laki yang berdiri di depan bangunan tersebut. Gerak-geriknya gelisah, tatapannya terus mengawasi sekeliling, dan sikapnya terlihat sangat mencurigakan seolah sedang menunggu sesuatu atau seseorang di tengah keheningan malam. Pertanyaan besar pun muncul di benak petugas: Apa yang sebenarnya dicari warga ini di jam-jam sepi seperti ini? Tanpa berlama-lama, anggota kepolisian segera melakukan pendekatan dan pemeriksaan identitas. Laki-laki tersebut mengaku berinisial K .A.S (29), wa...
Rajaberita.info - Lurah Kupang Kota, Kecamatan Telukbetung Utara, Muhammad Husin, membantah telah memerintahkan ketua RT memungut uang dari warga penerima bantuan beras dan minyak goreng program Pemerintah Kota Bandar Lampung. “Saya tidak minta uang kepada para RT untuk biaya bongkar beras dan minyak dari truk ke kantor kelurahan,” kata Husin, Selasa, 26 Mei 2026. Menurut Husin, proses penurunan bantuan dilakukan oleh petugas yang dibawa pihak pengirim. Ia menyebut terdapat tiga pekerja yang bertugas menurunkan beras dan minyak goreng tersebut. “Mereka membawa tiga orang kuli untuk menurunkan beras dan minyak itu. Supaya cepat, saya minta bantuan Linmas dan warga sekitar,” ujar dia. Sebelumnya, sejumlah warga RT 19 dan RT 20 Kelurahan Kupang Kota mengaku dimintai uang Rp20 ribu saat mengambil bantuan beras dan minyak goreng dari Pemerintah Kota Bandarlampung. Uang itu disebut untuk biaya bongkar muat. Ketua RT 20 Kelurahan Kupang Kota, Titing Nuraini, mengatakan pemberian uang kepada ...