Rajaberita.info - Ibarat api dalam sekam, aktivitas penambangan emas ilegal di Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, kembali marak meski beberapa bulan lalu telah memakan korban jiwa akibat lubang galian yang runtuh. Yang lebih mencengangkan, praktik haram ini diduga menggunakan bahan kimia berbahaya Merkuri (Air Raksa) tanpa standar keselamatan perusahaan, mengancam nyawa penambang, lingkungan, serta masyarakat sekitar. Tim investigasi Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (DPC AWPI) Pesawaran menemukan fakta bahwa puluhan gelondongan (alat pengolah bijih emas) kembali berputar mengolah batu-batu beban penghasil emas. Salah satu pengelola yang diidentifikasi bernama Ediyanto, warga Desa Harapan Jaya, justru mengakui aktivitas tersebut meski mengaku "sepi" pasca tragedi kematian warga. "Semenjak adanya kejadian warga meninggal tertimbun lubang, sempat sepi. Tapi sekarang mulai ada lagi," ujar Ediyanto saat dikonfirmasi via WhatsApp, Sela...
Rajaberita.info - Tim Unit Reskrim Polsek Dente Teladas, Polres Tulang Bawang, berhasil mematahkan nyali seorang pria yang diduga kuat kerap menebar teror dengan senjata api ilegal Serta sering melakukan tindak.pidana pencurian di wilayah rumbia lampung tengah Tersangka berinisial AS alias Saroji (34), warga Bumi Nabung Ilir, tak berkutik saat aparat meringkusnya beserta sederet barang bukti mematikan pada Minggu (12/04/2026). Penangkapan ini bak film aksi. Bermula dari laporan istri siri pelaku yang merasa terancam nyawanya akibat penganiayaan, terungkaplah fakta mengerikan bahwa Saroji bukan sekadar suami temperamental, melainkan pria yang selalu membekali diri dengan senjata api rakitan jenis revolver dan amunisi aktif. Kejadian bermula saat pelaku dengan percaya diri mendatangi Mapolsek Dente Teladas untuk menanyakan laporan istrinya. Namun, insting tajam personel Reskrim di bawah komando Ipda Nurkholik, S.H., mencium gelagat mencurigakan. Saat digeledah, sebuah pisau jenis garpu ...