Langsung ke konten utama

Rapat Akbar Masyarakat Adat Bakung Udik Dan Bakung Ilir, Polisi Hadir Jaga Kondusivitas


Rajaberita.info – Langkah besar pemenuhan hak dan penyelesaian sengketa agraria di wilayah Kabupaten Tulang Bawang semakin nyata. Pada Selasa, 12 Mei 2026, berlangsung Rapat Akbar Masyarakat Adat Bakung Udik dan Bakung Ilir di Balai Kampung Bakung Udik, Kecamatan Gedung Meneng. 

Kegiatan yang digagas Koalisi Nasional Reformasi Agraria (KNARA) ini mempertemukan unsur pemerintah, tokoh adat, masyarakat, dan aparat keamanan dalam satu wadah diskusi strategis yang penuh semangat persatuan.
 
Kegiatan ini berawal dari surat pemberitahuan KNARA Nomor: /B/DPW-KNARA/LAMPUNG/V/2026 tertanggal 10 Mei 2026. Rapat akbar ini dihadiri langsung oleh Kaban Kesbangpol Pemkab Tulang Bawang, Penli Yusli PNR; Camat Gedung Meneng, Andi Irawan; Kapolsek Dente Teladas, Ipda Nur Khilolik, SH; Kepala Kampung Bakung Udik, Santori; Ketua Umum DPN KNARA, Wahidah Baharudin Upa, SH; Ketua DPW KNARA Lampung, Tohirin; Ketua Penyimbang Adat Marga Suay Umpu Susukan Tiyuh Gunung Jambi Kp. Bakung Udik, Rubama, serta para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda dan sekitar 100 warga masyarakat setempat.
 
Rapat berjalan dengan susunan acara yang tertib dan khidmat, mulai dari pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, rangkaian sambutan dari berbagai unsur, hingga sesi pembahasan mendalam terkait konflik agraria yang dibawakan langsung oleh Deputi Kajian dan Analisa DPN KNARA. Melalui diskusi terbuka dan sesi tanya jawab yang aktif, rapat ini menghasilkan kesimpulan strategis yang menjadi tonggak langkah selanjutnya.
 
Tiga poin utama hasil kesimpulan tersebut adalah: pertama, masyarakat dari 24 kampung yang berada di wilayah Kecamatan Gedung Meneng dan Kecamatan Dente Teladas sepakat bersatu dan berjuang bersama KNARA dalam memperjuangkan hak-hak agraria mereka.

Kedua, masyarakat bertekad menyampaikan aspirasi dan memberikan tekanan kepada pemerintah pusat agar permasalahan yang dihadapi mendapat perhatian serius, ditindaklanjuti secara tepat dan sesuai harapan, termasuk rencana aksi damai pada momen-momen tertentu dengan pendampingan penuh dari KNARA. Ketiga, masyarakat meminta agar Tim Penyelesaian Konflik Agraria Kabupaten Tulang Bawang melibatkan peran aktif masyarakat adat dalam setiap proses identifikasi masalah hingga pengambilan keputusan.
 
Kegiatan yang dimulai sejak pagi ini berakhir pukul 13.15 WIB dalam keadaan aman, damai, dan tertib. Hal ini menjadi bukti bahwa masyarakat mampu menyuarakan haknya dengan cara-cara yang demokratis, beradab, dan tetap menjaga ketertiban umum.
 
Terkait kegiatan ini, Kapolsek Dente Teladas, Ipda Nur Khilolik, SH menyampaikan pernyataan resmi selaku pejabat kepolisian yang hadir mengamankan dan memfasilitasi jalannya kegiatan.
"Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polsek Dente Teladas senantiasa menjamin hak setiap warga negara untuk menyampaikan aspirasi dan berkumpul sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Kami hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, melainkan juga memfasilitasi komunikasi yang konstruktif antara masyarakat, pemerintah, dan pihak terkait. Kami mengapresiasi cara masyarakat menyampaikan keinginannya dengan tertib, damai, dan penuh rasa persatuan. Kami berharap seluruh pihak tetap mengedepankan musyawarah, kebijaksanaan, dan hukum yang berlaku dalam setiap langkah penyelesaian masalah agraria ini demi terciptanya kesejahteraan dan ketenteraman masyarakat Tulang Bawang," ujar Ipda Nur Khilolik.
 
Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan langkah-langkah lanjutan dari hasil rapat ini, serta berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah dan unsur masyarakat agar segala aspirasi tersampaikan dengan baik dan penyelesaian masalah berjalan di jalur yang benar, aman, dan mengutamakan kepentingan bersama.
 
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh peserta di lokasi yang menjadi objek sengketa agraria, sebagai simbol persatuan dan tekad bulat masyarakat adat untuk memperjuangkan haknya secara damai dan sah (Nur).

Komentar

Populer

Viral IRT Di Way Kanan, Polda Lampung Kerahkan Tim Propam

Rajaberita.info - Polda Lampung merespons cepat beredarnya sebuah video viral seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) mengaku menjadi korban pemerasan oleh oknum polisi di wilayah Way Kanan setelah suaminya ditahan atas dugaan penimbunan BBM subsidi jenis Pertalite.  Dalam video berdurasi kurang dari dua menit tersebut, sang ibu mengenakan baju bermotif batik ini menyebut bahwa dirinya adalah pedagang eceran kecil yang menjual Pertalite untuk membantu warga sekitar yang jauh dari SPBU. Selain itu, ​ia juga mengaku dimintai uang sebesar Rp50 juta oleh oknum di Polsek Pakuan Ratu agar suaminya bisa dibebaskan. Karena tidak sanggup membayar, suaminya pun kini ditahan di Polres Way Kanan. Ia bahkan menyebut Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri dalam aduannya tersebut. Menanggapi video viral tersebut, Kabid Humas Polda Lampung, Yuni Iswandari Yuyun menyampaikan, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) telah turun langsung melakukan pengecekan dan pendalaman di lapangan. Selain itu, ia menegaska...

Polda Lampung Ungkap Kasus TPPO Anak Di Bawah Umur, Kapolda Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan

Rajaberita.info - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung berhasil mengungkap kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang melibatkan korban anak di bawah umur, Selasa (12/05/2026) Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, Melaksanakan Konfrensi Pers Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Anak di bawah umur. Turut di hadiri Gubernur Lampung Rahmad Mirzani Djausal Dan Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana di lobby Siger Long Polda Lampung  Kronologi dalam perkara ini yaitu, tersangka yang berinisial SAS (17 tahun 11 bulan) yang diduga berperan mengajak dan merekrut korban anak untuk bekerja sebagai terapis plus-plus di Surabaya dengan iming-iming gaji sebesar Rp2 juta perminggu. Korban dalam perkara ini masing-masing berinisial, R (15 tahun), BAA (14 tahun) "Modus yang dilakukan tersangka yaitu menawarkan pekerjaan sebagai terapis plus-plus kepada korban anak di bawah umur, kemudian membujuk korban berangkat ke Surabaya serta membuatkan identitas palsu berupa KTP un...

Aksi Pencurian Sepeda Motor Yang Terjadi Di Jalan Za Pagar Alam Berujung Penembakan Terhadap Anggota Polri

Rajaberita.info - Aksi pencurian sepeda motor yang berujung pada penembakan terhadap seorang anggota Polri terjadi di Jalan Za Pagar Alam, depan Toko Lusi Akmal, Kelurahan Labuhan Ratu, Sabtu (9/5/2026) dini hari. Berkat kecepatan dan ketanggapan Babinsa setempat, Serka Dedy, korban segera mendapat pertolongan pertama dan dievakuasi ke rumah sakit. Kejadian bermula sekitar pukul 05.30 WIB. Seorang saksi mata bernama Taufiq, pekerja Dinas Kebersihan yang melintas, melihat korban bernama Arya Supena (anggota Polri) tengah berusaha menggagalkan aksi pencurian kendaraan roda dua di parkiran Toko Lusi Akmal. "Saya lihat korban dan pelaku berkelahi. Tiba-tiba terdengar suara tembakan. Korban langsung terkapar. Pelaku lalu mengancam akan menembak saya juga sambil kabur ke arah Rajabasa," ujar Taufiq, yang kemudian segera menghubungi Babinsa dan aparat terkait Kelurahan Labuhan Ratu. Tak butuh waktu lama, Serka Dedy, Babinsa Koramil 410-06/Kdt, tiba di lokasi. Dengan sigap, ia menga...

Pelaksanaan Donor Darah Dalam Rangka HUT Batalyon Infantri 7 Ke 23 Tahun 2026

Rajaberita.info - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Batalyon Infantri 7 ke 23 Tahun 2026, kegiatan donor darah telah dilaksanakan pada Selasa, 12 Mei 2026, di Kelas Lapangan Gobang Yonif 7 Marinir. Kegiatan ini melibatkan UPTD PMI Provinsi Lampung sebagai pelaksana, serta didukung oleh 15 personel Satbrimob Polda Lampung sebagai peserta donor darah. Kegiatan donor darah ini berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, dan berjalan dengan lancar serta tertib. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya donor darah, serta memberikan kontribusi nyata bagi kebutuhan darah di daerah tersebut. Selain itu, kegiatan ini juga menunjukkan komitmen dan partisipasi aktif dari personel Satbrimob Polda Lampung dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan. ditempat yang berbeda Dansat Bimob Polda Lampung Yang diwakili Iptu Andry, Kasi Jas Satbrimob Polda Lampung, "Kegiatan donor darah ini merupakan salah satu bentuk kegiatan yang dilakukan...

Polda Lampung Intensifkan Pengejaran Pelaku Penembakan Bripka Anumerta Arya Supena

Rajaberita.info - Polda Lampung memastikan proses pengejaran terhadap pelaku penembakan anggota Polri gugur, Bripka (Anumerta) Arya Supena, masih terus berlangsung. Hingga hari kelima pasca kejadian, tim khusus bentukan Polda Lampung terus bekerja melakukan penyelidikan dan pendalaman di lapangan. Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, penyidik telah mengumpulkan sejumlah keterangan saksi dan petunjuk yang mengarah pada identitas para pelaku. “Tim khusus masih terus melakukan pengejaran. Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, penyelidikan mengarah pada beberapa petunjuk yang sedang didalami,” ujarnya, Kamis (14/5/2026). Dalam rangka mempersempit ruang gerak pelaku, jajaran kepolisian juga melakukan penyekatan di sejumlah titik wilayah hukum Polda Lampung. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi agar pelaku tidak melarikan diri keluar daerah. “Seluruh jajaran Polres dan Polsek turut membantu proses pengejaran dan pengamanan wilayah,” katanya....