Langsung ke konten utama

Perang Melawan Narkoba, Polisi Tangkap Tiga Bandar Dan Sita Ekstasi-Sabu


Rajaberita.info – Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Lampung Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya.

Dalam kurun waktu dua hari, sejak 1 hingga 2 Juni 2026, petugas berhasil mengungkap dua kasus peredaran narkoba dan mengamankan tiga orang pelaku yang diduga berperan sebagai bandar.

Kasat Reserse Narkoba Polres Lampung Tengah, Iptu Tekun Ibadata, S.I.K., M.H mewakili Kapolres, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H, membenarkan keberhasilan pengungkapan tersebut. 

Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

“Kami berkomitmen penuh untuk membersihkan Lampung Tengah dari peredaran narkoba. Dalam operasi kali ini, kami berhasil mengamankan tiga pelaku yang berstatus sebagai bandar, beserta barang bukti berupa puluhan butir ekstasi dan sabu siap edar,” kata Iptu Tekun Ibadata kepada awak media, pada Rabu (3/6/2026).

Dari dua pengungkapan kasus tersebut, lanjutnya, petugas mengamankan barang bukti berupa 43 butir pil ekstasi dengan berat total 15,30 gram serta sabu-sabu seberat 3,15 gram. 

Polisi juga mengamankan sejumlah alat yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas peredaran narkotika, seperti timbangan digital dan plastik klip pembungkus.

Seluruh rangkaian penangkapan dan penggerebekan terhadap para pelaku dilakukan oleh personel Satres Narkoba Polres Lampung Tengah dengan dukungan dan backup dari personel Sat Samapta guna memastikan keamanan serta kelancaran operasi di lapangan.

Kasat Narkoba menjelaskan, pengungkapan pertama dilakukan pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. 

Saat itu, petugas mengamankan seorang pelaku berinisial ZN di pinggir jalan wilayah Kelurahan Bandar Jaya Timur, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan 30 butir pil ekstasi berwarna merah muda bertuliskan “XXX” dan 13 butir pil ekstasi berwarna ungu berlogo “Minion” yang disimpan di dalam tas selempang milik pelaku.

“Total barang bukti ekstasi yang diamankan dari pelaku ZN mencapai 15,30 gram dan yang bersangkutan mengakui barang tersebut adalah miliknya,” ujar Kasat.

Kemudian, pada Selasa (2/6/26) sekitar pukul 12.00 WIB, anggota Satres Narkoba kembali melakukan penggerebekan di sebuah gubuk di Kampung Fajar Bulan, Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan dua pelaku berinisial HL dan MH. 

Dari lokasi tersebut, Polisi menemukan sabu-sabu seberat 3,15 gram beserta sejumlah barang yang diduga digunakan untuk mengemas dan mengedarkan narkotika.

Adapun barang bukti yang diamankan antara lain 1 unit timbangan digital warna hitam, 1 buah skop plastik, 1 bungkus rokok yang digunakan sebagai tempat penyimpanan narkoba, sejumlah plastik klip berbagai ukuran, serta 3 bundel plastik klip bening ukuran sedang.

Saat ini, ketiga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Lampung Tengah untuk menjalani proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Pelaku ZN dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Sementara itu, pelaku HL dan MH dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan/atau Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Dalam kesempatan tersebut, Kasat Narkoba juga mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif membantu kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba dengan melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan di lingkungan masing-masing.

“Peran serta masyarakat sangat kami harapkan. Informasi sekecil apa pun akan kami tindak lanjuti demi menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba,” pungkasnya (Heni).

Komentar

Populer

Koalisi Sipil Lampung Bakal Gugat Kebijakan Pemprov Hibahkan APBD Rp35 Miliar Untuk Kejaksaan

Rajaberita.info - Gelombang protes terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi Lampung yang mengalokasikan hibah lebih dari Rp35 miliar kepada Kejaksaan Tinggi Lampung dan sejumlah Kejaksaan Negeri dipastikan akan mengemuka dalam waktu dekat. Koalisi masyarakat sipil yang terdiri dari Jaringan Penggiat Sosial Indonesia (JPSI), Konsorsium Pengawasan Audit Independent Republik Indonesia (DPP-KPAI RI), dan Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRM) UPC Lampung telah menyiapkan aksi demonstrasi sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan tersebut. Aksi yang akan digelar di Kantor Gubernur Lampung dan DPRD Provinsi Lampung itu bertujuan menuntut transparansi serta meminta Pemerintah Provinsi Lampung mengkaji ulang pengalokasian hibah yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026 tersebut. Perwakilan koalisi, Ichwan, menilai kebijakan hibah kepada institusi kejaksaan tidak memiliki urgensi yang jelas di tengah kondisi fiskal daerah yang sedang mengalami tekanan, kebijakan efisiensi anggaran, serta adanya ...

Rasa Duka Menyelimuti Keluarga Besar Kodim 0410/KBL Atas Berpulangnya Prajurit Yang Mengabdi Hingga Ahir Hayatnya

Rajaberita.info - Rasa duka menyelimuti keluarga besar Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) atas berpulangnya Serka Septianto bin Muhammad Bacrin, seorang prajurit yang mengabdi hingga akhir hayatnya.   Ditengah kesedihan, soliditas dan kepedulian TNI AD, khususnya jajaran Kodim 0410/KBL dan Koramil 410-04/Tanjung Karang Timur (TKT) begitu terasa.   Babinsa Kelurahan Way Kandis, Serma Agus Raharjo, tampil sebagai garda terdepan dalam memastikan seluruh proses penghormatan terakhir berjalan dengan hormat, tertib, dan penuh kehangatan kemanusiaan, pada Selasa (9/6/2026). Sore sekitar pukul 17.00 wib Serma Agus Raharjo memimpin langsung monitoring kedatangan jenazah almarhum di rumah duka yang beralamat di Jalan Tirtaria Gang Melati 6, Kelurahan Way Kandis, Kecamatan Tanjung Senang. Kehadirannya bukan sekadar tugas, melainkan bentuk nyata jiwa korsa dan empati seorang babinsa kepada keluarga sejawat. Almarhum Serka Septianto mengembuskan napas terakhir pada pukul 15.35 WIB di RS...

Monitoring Pembangunan KDKMP: Babinsa Koramil 421-09/Tanjung Bintang Kawal Proyek Di Desa Kertosari

Rajaberita.info - monitoring pembangunan KDKMP di Desa Kertosari Berjalan Aktif dan Terarah Monitoring pembangunan KDKMP di Desa Kertosari, Kecamatan Tanjung Sari, terus dilakukan secara intensif oleh Babinsa Koramil 421-09/Tanjung Bintang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pengawasan langsung terhadap progres pembangunan gedung KDKMP agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat. Sabtu (13/06/2026). Babinsa Desa Kertosari, Serka Miratno, turun langsung ke lokasi pembangunan untuk memastikan seluruh proses berjalan aman, tertib, dan sesuai standar teknis yang telah ditetapkan. Kehadirannya juga memperkuat fungsi pendampingan TNI di wilayah binaan dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan. Peran Babinsa dalam monitoring pembangunan KDKMP Dalam kegiatan monitoring pembangunan KDKMP, Serka Miratno tidak hanya melakukan pengecekan visual terhadap progres bangunan, tetapi juga berkoordinasi dengan para pekerja konstruksi. ...

Ade Jona Terpilih Aklamasi, Munas HIPMI Di Lampung Tegaskan Konsolidasi Pengusaha Muda

Rajaberita.info - Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang berlangsung di Bandar Lampung pada 10–11 Juni 2026 berakhir dengan penetapan Ade Jona Prasetyo sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI periode 2026–2029 secara aklamasi. Penetapan tersebut menjadi puncak rangkaian agenda Munas yang diikuti pengurus HIPMI dari berbagai daerah di Indonesia. Selain memilih kepemimpinan baru, forum ini juga menjadi ajang konsolidasi organisasi dan perumusan arah gerak pengusaha muda dalam menghadapi tantangan ekonomi nasional. Mengusung tema “Sinergi Pengusaha Muda Membangun Kekuatan Ekonomi Nasional”, Munas XVIII HIPMI menempatkan penguatan jejaring usaha, penyelarasan program organisasi, serta peningkatan kontribusi pengusaha muda terhadap pembangunan ekonomi sebagai agenda utama. Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam pembukaan Munas pada Rabu, 10 Juni 2026, menjadi salah satu sorotan kegiatan tersebut.  Presiden hadir didampingi sejuml...

Dari Gaduh Jadi Teduh, Langkah Taktis Pangdam Di Munas HIPMI Lampung

Rajaberita.info - Atmosfer Ballroom Hotel Novotel Lampung, Rabu (10/6/2026) lalu, mendadak berubah dari antusiasme menjadi ujian kesabaran bagi ribuan pengusaha muda. Ketegangan hebat sempat mewarnai agenda akbar Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) sebelum akhirnya berhasil diredam oleh langkah taktis Panglima Kodam XXI/Radin Intan, Mayjen TNI Kristomei Sianturi. Ketegangan bermula saat antusiasme peserta dari Aceh hingga Papua melampaui kapasitas ruangan, sehingga banyak peserta terpaksa duduk di lantai. Persoalan distribusi kartu identitas (ID card) menjadi pemantik utama kericuhan ketika proses verifikasi dinilai lamban oleh peserta. Panitia mengklaim telah mencetak sekitar 2.500 ID card, namun di lapangan distribusi tersebut justru terlihat "kedodoran". Kekecewaan peserta pun tumpah dalam bentuk interupsi bernada tinggi hingga aksi saling dorong dan adu fisik. "Payah panitianya. Kelihatan kurang profesional. Masa urusan ID car...