Langsung ke konten utama

Kukuhkan Tiga Forum Strategis, Gubernur Ajak Semua Elemen Jaga Harmoni Lampung


Rajaberita.info – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengukuhkan kepengurusan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Lampung Periode 2026–2030, Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Periode 2025–2029, serta Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Provinsi Lampung Periode 2026–2030 di Balai Keratun Lantai III, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Selasa (7/7/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang telah resmi menerima amanah. Menurutnya, tugas yang diemban bukan sekadar menjalankan organisasi, melainkan menjaga persatuan, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta memastikan stabilitas dan kedamaian di Provinsi Lampung tetap terpelihara.

"Lampung sejak dahulu dikenal sebagai daerah yang terbuka dan menjadi rumah bagi masyarakat dari berbagai suku, agama, dan latar belakang. Keberagaman bukan persoalan yang harus dikhawatirkan, melainkan anugerah sekaligus kekuatan yang harus terus dirawat melalui sikap saling menghormati, toleransi, dan gotong royong," ujar Gubernur.

Gubernur Mirza menegaskan bahwa karakter masyarakat Lampung yang ramah dan terbuka telah menjadikan provinsi ini sebagai rumah bersama bagi seluruh masyarakat Indonesia. Berbagai suku seperti Jawa, Bali, Bugis, Batak, Minangkabau, Sunda, hingga etnis lainnya hidup berdampingan dan berkontribusi sesuai dengan keunggulan masing-masing dalam membangun daerah.

"Setiap suku memiliki kekuatan dan karakter yang berbeda. Justru keberagaman inilah yang membuat Lampung tumbuh. Semua berkolaborasi membangun daerah ini, sehingga Lampung menjadi rumah yang nyaman bagi siapa pun," katanya.

Ia mengungkapkan, selama puluhan tahun Lampung mampu menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis tanpa konflik antarsuku maupun antarumat beragama yang berarti. Kondisi tersebut merupakan warisan para pendahulu yang harus terus dipertahankan.

"Saya berharap apa pun tantangan yang kita hadapi ke depan, Lampung harus tetap damai. Ekonomi bisa naik turun, tetapi persatuan, kerukunan, dan persaudaraan tidak boleh goyah. Semua persoalan harus diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah," tegasnya.

Gubernur juga menekankan bahwa kedamaian merupakan fondasi utama bagi pembangunan. Menurutnya, kemajuan sumber daya manusia, pertumbuhan ekonomi, hingga lahirnya peradaban yang maju hanya dapat terwujud apabila stabilitas sosial tetap terjaga.

Gubernur mengajak FKUB, FPK, dan FKDM menjadi garda terdepan dalam menjaga harmoni di tengah masyarakat. Ia menilai ketiga forum tersebut memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat toleransi, memperkokoh persatuan bangsa, sekaligus membangun sistem deteksi dini terhadap berbagai potensi konflik.

Selain menyoroti pentingnya kerukunan, Gubernur juga memaparkan besarnya potensi yang dimiliki Provinsi Lampung. Dengan sekitar 70 persen penduduk berprofesi sebagai petani, Lampung menjadi salah satu lumbung pangan nasional yang menghasilkan padi, jagung, ubi kayu, pisang, nanas, kopi, lada, hingga tebu. Di sektor peternakan, Lampung juga menjadi salah satu sentra produksi sapi, kambing, dan unggas di Indonesia.

Gubernur mengajak seluruh forum untuk bersama sama menjaga potensi Lampung yang dimiliki melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah untuk tidak hanya menjaga kedamaian masyarakat akan tetapi ramah terhadap pengunjung dari luar Lampung, tanpa kedamaian dan keramahan masyarakat,seluruh potensi yang dimiliki provinsi Lampung tidak dapat dikelola dengan baik.

Menurutnya, seluruh potensi tersebut hanya dapat berkembang apabila situasi daerah tetap aman dan kondusif. Oleh karena itu, menjaga persatuan dan stabilitas menjadi modal utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Ini semua adalah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga Lampung ke depan,, Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan, akademisi dan seluruh masyarakat harus bisa berjalan dengan semangat yang sama, mari kita jaga semangat ini, saya titip amanah ini, saya titip Masyarakat Lampung,saya titip perdamaian provinsi Lampung, saya titip kerukunan provinsi Lampung dan saya titip kemajuan provinsi Lampung kepada bapak ibu sekalian," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Lampung Achmad Saepulloh melaporkan bahwa pembentukan ketiga forum tersebut merupakan amanat peraturan perundang-undangan. FKUB beranggotakan 21 orang yang bertugas memberikan rekomendasi kepada gubernur dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama, memfasilitasi dialog antarumat beragama, serta menyerap aspirasi masyarakat.

Adapun Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) beranggotakan 37 perwakilan berbagai etnis, paguyuban, dan organisasi kemasyarakatan yang bertugas memperkuat pembauran kebangsaan melalui dialog, sosialisasi, serta pemberian rekomendasi strategis kepada pemerintah daerah.

Sementara itu, FKDM dibentuk untuk menghimpun, mengoordinasikan, dan menyampaikan informasi dari masyarakat mengenai potensi ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan yang dapat mengganggu stabilitas daerah, sekaligus memberikan rekomendasi kepada pemerintah sebagai langkah antisipasi dini.

Achmad menjelaskan, pelantikan dan pengukuhan ketiga forum tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kerukunan umat beragama, mempererat pembauran kebangsaan, serta meningkatkan kewaspadaan dini guna mewujudkan kehidupan masyarakat Provinsi Lampung yang aman, damai, harmonis, dan bersatu (red).

Komentar

Populer

Kodam XXI/Radin Inten Inisiasi Gerakan Radin Inten Asri Untuk Bersihkan Laut, Pesisir, Dan Permukiman

Rajaberita.info - Kodam XXI/Radin Inten menginisiasi Gerakan Radin Inten Asri sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan secara masif, terutama di kawasan pesisir dan destinasi wisata. Gerakan yang akan dilaksanakan serentak pada Jumat, 10 Juli 2026, mulai pukul 06.00 WIB, itu menyasar kawasan laut, pesisir pantai, hingga permukiman warga di Provinsi Lampung dan Provinsi Bengkulu. Aksi bersih lingkungan tersebut akan melibatkan jajaran TNI, pemerintah daerah, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di Lampung dan Bengkulu, komunitas lingkungan, pelajar, mahasiswa, serta masyarakat umum. Kolaborasi lintas sektor itu diharapkan mampu membangun budaya gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Kepala Penerangan Kodam XXI/Radin Inten, Letkol Inf. Ranoviandy Chairul, mengatakan Gerakan Radin Inten Asri merupakan bentuk nyata tindak lanjut Kodam XXI/Radin Inten atas in...

Tim Tekab 308 Presisi Polsek Way Jepara Ungkap Kasus Pencurian Alpukat, Dua Pelaku Diamankan

Rajaberita.info - Tim Tekab 308 Presisi Polsek Way Jepara yang diback up Tim Tekab 308 Presisi Polres Lampung Timur berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di wilayah Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur.  Dalam pengungkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan dua orang pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pencurian buah alpukat di kebun milik warga. Kedua pelaku masing-masing berinisial SU (38) dan KA (42), yang merupakan warga Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur. Kapolres Lampung Timur AKBP Heti Patmawati melalui Kapolsek Way Jepara AKP Gobel menjelaskan, peristiwa pencurian terjadi pada Rabu, 1 Juli 2026. Saat itu, para pelaku yang berjumlah dua orang mendatangi kebun alpukat milik korban yang berada di Desa Sri Rejo, Kecamatan Way Jepara. Untuk mengelabui penjaga kebun, kedua pelaku mengaku telah membeli buah alpukat milik korban sehingga penjaga tidak menaruh rasa curiga dan membiarkan mereka membawa hasil panen ...

Patroli Gabungan Quick Respon Janji Jaga, Upaya Polda Lampung Dalam Mencegah Kriminalitas Di wilayah Lampung

Rajaberita.info - Dalam upaya mencegah dan menanggulangi kriminalitas, terutama pencurian dengan kekerasan dan penanggulangan kriminal bersenjata, Personil Satbrimobda Lampung melaksanakan kegiatan patroli gabungan quick respon janji jaga di Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat hingga Sabtu, 29 Mei hingga 30 Mei 2026, pukul 22.00 WIB hingga 04.00 WIB. Personil Satbrimobda yang dipimpin oleh Ipda Ujang Aribowo berjumlah 10 orang, bergabung dengan tim patroli penanganan pencurian dengan kekerasan dan penanggulangan kriminal bersenjata. Kegiatan patroli gabungan ini dimulai dengan apel gabungan yang dipimpin oleh DPP Panit Samapta Polresta Balam Ipda Donial. Setelah apel, personil patroli melaksanakan pengecekan keamanan di beberapa lokasi, termasuk daerah Pasar Tengah, Tugu Selamat Datang Bundaran Hajimena, Jl Teluk Bone Teluk Betung, dan Jl Yos Sudarso. Kegiatan patroli ini bertujuan untuk memantau situasi keamanan dan mencegah terjadinya kriminalitas di wilayah Kot...

Polda Lampung Pasang Imbauan Di Krakatau, Nelayan Diminta Jauhi Kawasan Gunung Anak Krakatau

Rajaberita.info - Polda Lampung memasang papan imbauan di kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK), Kabupaten Lampung Selatan sebagai langkah antisipasi menyusul peningkatan aktivitas vulkanik gunung tersebut. Selain di kawasan Gunung Anak Krakatau, papan imbauan juga dipasang di Dermaga Canti, pesisir Kalianda, serta Dermaga Perikanan Bom Kalianda agar dapat diketahui masyarakat dan wisatawan yang hendak beraktivitas di sekitar Selat Sunda. Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, pemasangan imbauan dilakukan untuk mengingatkan masyarakat, agar mematuhi rekomendasi dari otoritas vulkanologi demi keselamatan. "Kami telah memasang papan himbauan di kawasan Gunung Anak Krakatau, Dermaga Canti, dan Dermaga Perikanan Bom Kalianda. Langkah ini merupakan upaya preventif agar masyarakat, wisatawan, maupun nelayan mengetahui adanya pembatasan aktivitas di sekitar Gunung Anak Krakatau," ujarnya, Senin (6/7/2026). Menurut Yuni, personel di lapangan juga telah b...

Kapolres Cup Meriahkan Hari Bhayangkara Ke-80, Pererat Sinergi Forkopimda Lampung Timur Lewat Turnamen Tenis

Rajaberita.info - Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lampung Timur menggelar Turnamen Tenis Kapolres Cup yang diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta perwakilan lembaga vertikal. Kegiatan berlangsung di Lapangan Tenis Tathya Dharaka Polres Lampung Timur, Selasa (7/7/2026). Turnamen tersebut dibuka langsung oleh Kapolres Lampung Timur AKBP Heti Patmawati dan dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Lampung Timur, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, serta tamu undangan lainnya. Kapolres Lampung Timur AKBP Heti Patmawati menyampaikan bahwa pertandingan tenis ini sejatinya bukan sekadar ajang kompetisi memperebutkan piala, melainkan sebagai sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarinstansi di Kabupaten Lampung Timur. Dia mengakui pelaksanaan turnamen sempat tertunda karena padatnya agenda kepolisian. Namun, semangat untuk menyelenggarakan kegiatan dalam rangka Hari Bhayangkara tetap diwujudkan sebagai momentum memperkua...