Langsung ke konten utama

Proyek Talud PSDA Lampung Rp2,2 Miliar Di Tanggamus Mangkrak Dan Terbengkalai, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, LSM LIDIK Bersiap Lapor Ke Kejati


Rajaberita.info - Dugaan penyimpangan pada Proyek Perkuatan Tebing Sungai Pekon Gunung Kasih, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, dengan nilai kontrak Rp2.207.805.000 yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2025, kini bakal dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung.

Proyek yang berada di bawah tanggung jawab Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Lampung dan dilaksanakan oleh CV Angkatan Sepuluh tersebut mulai dikerjakan pada September 2025. Namun, berdasarkan investigasi langsung di lapangan yang dilakukan LSM Lembaga Independen Investigasi Korupsi (LIDIK), ditemukan sejumlah kondisi yang dinilai perlu diperiksa lebih lanjut.

Laporan LIDIK ini juga datang di tengah pergantian Kepala Kejati Lampung yang baru, Dr. Taufan Zakaria, S.H., M.H, diawal tugasnya menggantikan Danang Suryo Wibowo yang dilantik pada 11 Agustus 2026 kemarin.

Ketua LSM LIDIK, Roby Alfiandi, dalam rilisnya yang diterima redaksi, Minggu (16/8/2026), menyebut hasil investigasi langsung di lokasi menunjukkan adanya sejumlah dugaan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan pekerjaan.

Menurut Roby, sejak awal hingga akhir pekerjaan, tidak terpasang papan informasi atau plang proyek di lokasi. Padahal proyek tersebut menggunakan anggaran APBD lebih dari Rp2,2 miliar sehingga masyarakat berhak memperoleh informasi mengenai pekerjaan yang dibiayai uang negara.

LIDIK juga menyoroti konstruksi fisik proyek. Berdasarkan investigasi mereka, tidak ditemukan pekerjaan penahan atau retaining wall sebagaimana yang dipersoalkan dalam pelaksanaan proyek perkuatan tebing tersebut. Kondisi pekerjaan pada bagian ujung akhir proyek juga disebut memprihatinkan. Pekerjaan dinilai mangkrak dan terbengkalai, dengan bagian ujung yang berantakan serta pondasi dan material konstruksi yang terlihat berhamburan.

Lebih jauh, LIDIK menyoroti kualitas pondasi. Dalam rilisnya disebutkan bahwa adukan semen pada bagian bawah pondasi minim. Batu pondasi disebut berasal dari batu sungai setempat, sedangkan pada bagian tengah hingga bawah terdapat batu yang tidak dibelah.

Perkuatan pada bagian dasar juga dinilai tidak maksimal. Bahkan, di beberapa titik kondisi konstruksi disebut sudah menunjukkan kerusakan parah. Bagian bawah struktur mulai terlihat menggantung dan tidak lagi menyatu secara presisi dengan pondasi dasar.

Kondisi tersebut dinilai menimbulkan kekhawatiran terhadap kekuatan dan daya tahan bangunan. Apalagi konstruksi tersebut diperuntukkan sebagai perkuatan tebing sungai yang seharusnya mampu menghadapi tekanan tanah dan aliran air.

“Dari hasil investigasi langsung di lapangan, kami menemukan kondisi pekerjaan yang perlu diperiksa secara serius. Di beberapa titik sudah terlihat kerusakan, bagian bawah mulai menggantung dan tidak lagi menyatu secara presisi dengan pondasi dasar,” demikian substansi pernyataan Roby dalam rilis LIDIK yang diterima redaksi.

LIDIK juga menyoroti bagian atas konstruksi. Tidak ditemukan acian penutup atas atau topi yang memadai sehingga perekat adukan semen pada sejumlah bagian disebut terlepas dan berhamburan.

Bagi LIDIK, rangkaian kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan besar mengenai kualitas pekerjaan sekaligus proses pengawasan proyek. Bagaimana proyek bernilai Rp2,207 miliar dapat menghasilkan kondisi fisik seperti itu? Apakah seluruh pekerjaan telah sesuai kontrak? Apakah volume dan mutu pekerjaan telah diperiksa? Dan siapa yang bertanggung jawab memastikan pekerjaan memenuhi spesifikasi teknis?

Roby menegaskan, LIDIK akan membawa hasil investigasi tersebut kepada Kejaksaan Tinggi Lampung. Laporan tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi aparat penegak hukum untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh, bukan hanya terhadap dokumen administrasi, tetapi juga terhadap kondisi fisik pekerjaan di lapangan.

Menurut LIDIK, pemeriksaan perlu mencakup volume pekerjaan, kualitas material, struktur pondasi, metode pelaksanaan, kesesuaian spesifikasi teknis, progres pekerjaan, pengawasan hingga proses pembayaran proyek.

Jika nantinya ditemukan pekerjaan yang tidak sesuai kontrak, kekurangan volume, mutu konstruksi yang tidak memenuhi spesifikasi, atau indikasi penyimpangan lainnya, maka persoalan tersebut perlu ditelusuri sesuai ketentuan hukum.

Terlebih, proyek tersebut menggunakan uang rakyat. Nilai kontrak sebesar Rp2.207.805.000 bukan angka kecil dan harus dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun fisik. LIDIK menilai pemeriksaan tidak boleh berhenti pada dokumen yang menyatakan pekerjaan telah dilaksanakan. Kondisi bangunan di lapangan harus menjadi dasar penting dalam memastikan apakah anggaran negara telah digunakan secara tepat.

"Fisik harus diperiksa, volume harus diukur, material harus diuji, spesifikasi harus dicocokkan, dan seluruh proses pembayaran harus ditelusuri. Apabila hasil pemeriksaan resmi membuktikan pekerjaan telah sesuai kontrak dan spesifikasi teknis, maka hal tersebut tentu menjadi jawaban bagi masyarakat. Namun apabila ditemukan ketidaksesuaian, kekurangan volume, kualitas pekerjaan yang tidak memenuhi persyaratan, atau kerugian negara, publik berharap aparat penegak hukum menindaklanjutinya secara profesional dan transparan" pungkas Roby.

Dengan demikian, proyek talud di Pekon Gunung Kasih ini kini bersiap menuju meja Kajati Lampung yang baru. Publik menunggu apakah laporan LIDIK akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan teknis dan audit terhadap proyek yang dibiayai APBD tersebut.

Sebab jangan sampai proyek yang seharusnya menjadi perkuatan tebing sungai justru menyisakan konstruksi yang mangkrak, pondasi berhamburan, bagian bawah menggantung, serta kerusakan yang mulai terlihat di sejumlah titik. Rp2,2 miliar harus menghasilkan bangunan yang kuat dan bermanfaat, bukan pekerjaan yang cepat rusak dan menyisakan tanda tanya.

Hingga berita ini disusun, Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Lampung dan CV Angkatan Sepuluh belum memberikan tanggapan atas temuan yang disampaikan LIDIK (**).

Komentar

Populer

Babinsa Dan Damkar Bersinergi Padamkan Kebakaran Lahan Kosong Di Keteguhan

Rajaberita.info - Kesigapan Babinsa dalam merespons laporan masyarakat kembali ditunjukkan oleh Serda Yul Haidir, Babinsa Kelurahan Keteguhan Koramil 410-03/TBU, saat membantu penanganan kebakaran lahan kosong di Jl. RE Martadinata RT 05 LK 02, Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Telukbetung Timur, Kota Bandar Lampung, Jumat (28/8/2026). Kebakaran yang menghanguskan lahan kosong seluas kurang lebih 15 meter persegi tersebut diketahui setelah Babinsa menerima laporan warga terkait munculnya asap di sekitar lokasi. Mendapat informasi tersebut, Serda Yul Haidir segera berkoordinasi dengan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Telukbetung Timur untuk mempercepat penanganan. Tak lama kemudian, satu unit mobil Damkar dengan tiga personel tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Berkat sinergi antara Babinsa, petugas Damkar, aparat kelurahan, Linmas, serta masyarakat, api berhasil dipadamkan hingga situasi dinyatakan aman pada pukul 18.50 WIB. Dugaan sementara, kebakaran terjadi ak...

Abad Badruzaman, Dari Aktivis Muda Menuju Bakal Calon Kepala Desa Purwadadi 2026

Rajaberita.info - Perjalanan Abad Badruzaman dalam dunia sosial dan kepemudaan tidak dibangun dalam waktu yang singkat, Sekilas wawancara exclusif wartawan media ini dengan Abad Badruzaman, Sabtu (22/8/2026) malam. Abad menceritakan kisahnya berawal dari keterlibatannya sebagai aktivis muda dan dikenal aktif menyuarakan berbagai aspirasi masyarakat serta mengambil bagian dalam kegiatan sosial dan kepemudaan di lingkungan Desa Purwadadi. Ditambahkannya, Perjalanan tersebut kemudian berlanjut ketika dipercaya menjadi Wakil Ketua Karang Taruna Desa Purwadadi. Dari posisi tersebut, ia semakin banyak terlibat dalam berbagai kegiatan kepemudaan, sosial kemasyarakatan, serta membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat. "Seiring berjalannya waktu, kiprahnya di organisasi kepemudaan terus berkembang hingga dipercaya menjadi Ketua Karang Taruna Kecamatan Purwadadi. Amanah tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan sebagai aktivis untuk terus berkontribusi terhad...

Inovasi Pendidikan Dan SDM, Pemprov Lampung Raih Anugerah DetikSumatera Awards 2026

Rajaberita.info - Pemerintah Provinsi Lampung meraih penghargaan dalam ajang detikSumatera Awards 2026 atas inovasi pembangunan di bidang pendidikan dan pemberdayaan sumber daya manusia. Penghargaan tersebut diberikan dalam kategori Anugerah Program Inovasi Pembangunan Terpuji untuk Inovasi Pendidikan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menerima langsung penghargaan tersebut dalam acara yang digelar di Grand Ballroom Trans Hotel Jakarta, Jumat (28/8/2026) malam. Penghargaan diserahkan oleh Pemimpin Redaksi detik.com Ardhi Suryadhi. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Americo mengatakan penghargaan tersebut merupakan apresiasi terhadap berbagai program yang dijalankan pemerintah daerah untuk memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. "Alhamdulillah, Pemprov Lampung meraih penghargaan pada Anugerah Program Inovasi Pembangunan Terpuji untuk kategori Inovasi Pendidikan dan Pembe...

Jaga Pasokan Pangan, Satpol PP Provinsi Lampung Dan Satgas TNI Pantau Pengiriman Gabah Di Bakauheni

Rajaberita.info - Pemerintah Provinsi Lampung melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Satgas Pangan TNI memperkuat pemantauan terhadap pergerakan komoditas gabah sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan di daerah. Pemantauan dilakukan di kawasan Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Senin (24/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, petugas mendapati satu unit truk sedang yang mengangkut gabah dengan muatan sekitar 10 ton dan direncanakan menuju wilayah Jawa Barat. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan serta koordinasi dengan pengemudi terkait dokumen dan tujuan pengangkutan. Dari hasil koordinasi di lapangan, pemilik barang tidak turut dalam perjalanan tersebut. Sebagai langkah penanganan, petugas memberikan arahan kepada pengemudi untuk membawa kendaraan dan muatan menuju gudang terdekat. Selanjutnya, setelah dilakukan koordinasi, kendaraan beserta muatan gabah tersebut diarahkan kembali ke daerah asal. Plt. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provi...

Respons Cepat Babinsa Sertu Ripian Bantu Padamkan Kebakaran Lahan Kosong Di Rajabasa Jaya

Rajaberita.info - Kepedulian dan respons cepat Babinsa terhadap laporan masyarakat kembali ditunjukkan oleh Sertu Ripian, Babinsa Kelurahan Rajabasa Jaya, Koramil 410-06/KDT, dengan membantu penanganan kebakaran lahan kosong di Jalan Soekarno Hatta RT 04 LK 02, Kelurahan Rajabasa Jaya, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Jumat (28/8/2025). Kebakaran terjadi di lahan kosong dengan luas sekitar 10.000 meter persegi. Sekitar pukul 16.10 WIB, Sertu Ripian menerima informasi dari masyarakat mengenai kepulan asap yang terlihat dari area lahan tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, Babinsa segera berkoordinasi dengan Damkar Pos Labuhan Ratu untuk mempercepat proses pemadaman. Tidak berselang lama, sekitar pukul 16.25 WIB, petugas Damkar tiba di lokasi dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam dan delapan personel. Bersama Babinsa, aparat kewilayahan, serta masyarakat, petugas langsung melakukan upaya pemadaman dan pengendalian titik api agar tidak meluas ke area sekitar. Berkat respons ...