Polda Lampung Perkuat Pengawasan Harga Dan Distribusi Pangan melalui Rakor Satgas Saber Pangan Tahun 2026
Kegiatan strategis tersebut antara lain Direktur Pengendalian Kerawanan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Dr. Sri Nuryanti, STP., MP, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung, perwakilan Direktorat Intelkam Polda Lampung, Direktorat Binmas Polda Lampung, pimpinan Perum Bulog Lampung beserta jajaran, Kepala Dinas Pangan Provinsi Lampung beserta anggota, Kepala Dinas Perdagangan beserta anggota, Kepala Dinas Peternakan bersama anggota, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan jajaran.
Rakor tersebut dilaksanakan sebagai upaya memperkuat sinergitas dan koordinasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga, ketersediaan, keamanan, dan kualitas bahan pangan di wilayah Provinsi Lampung.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung Kombes Pol Heri Rusyaman, SIK, MH selaku Ketua Satgas menegaskan bahwa pengawasan distribusi bahan pokok akan terus ditingkatkan guna mencegah terjadinya praktik penimbunan, kartel, dan spekulasi harga yang berpotensi merugikan masyarakat.
“Melalui Satgas Sabre Pangan, kami bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan secara terpadu terhadap rantai distribusi bahan pokok serta menindak tegas setiap bentuk pelanggaran yang mengganggu stabilitas harga dan ketersediaan pangan,” tegas Heri
Selain penegakan hukum, kegiatan ini juga menekankan pentingnya langkah preventif melalui sosialisasi kepada pelaku usaha dan masyarakat terkait ketentuan harga, distribusi, serta standar keamanan dan mutu pangan.
Pelaksanaan Satgas Saber Pangan tingkat provinsi dipimpin oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung dengan dukungan pemerintah daerah, dinas teknis terkait, serta Perum Bulog sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan dan stabilitas pasokan bahan pokok di pasaran.
Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh stakeholder dalam menjaga ketahanan pangan daerah serta memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar, aman, dan terkendali.
Melalui rapat koordinasi ini diharapkan pengawasan terhadap distribusi dan mutu pangan dapat berjalan lebih optimal sehingga kebutuhan masyarakat terpenuhi secara aman, berkualitas, dan terjangkau (feby).

Komentar
Posting Komentar