Rajaberita.info - Sejak Razia dan Penggrebekan gudang penimbunan bahan bakar minyak (BBM) ilegal oleh Polda Lampung di pesawaran beberapa waktu lalu membuat mafia berpikir keras mengelabui aparat penegak hukum dalam menjalankan bisnisnya.
Dari penelusuran wartawan media rajaberita.info masih ditemukan beberapa kendaraan pelangsir BBM jenis solar yang masih beroperasi di beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Provinsi Lampung.
Ketua DPW LSM HARIMAU Provinsi Lampung Lita Yunarti mengatakan Tindakan tegas harus dilakukan kepada pelangsir - pelangsir BBM yang mencari keuntungan pribadi.
"Sangsi hukum harus tegas tanpa tebang pilih, kami meminta kepada pihak pertamina patra niaga dapat menyalurkan subsidi minyak tepat sasaran. Jangan hanya memberi teguran kepada pengelola SPBU nakal, tapi harus diberikan efek jera agar tidak ada lagi yang bermain dengan mafia BBM di Provinsi Lampung," ucapnya kepada wartawan Sabtu, (30/5/2026).
Ditambahkannya, Kendaraan yang melangsir BBM jenis solar menggunakan berbagai cara dalam menjalankan aksinya. Mulai dari mengganti plat nopol hingga melakukan aksinya tengah malam saat situasi sepi dengan bantuan pihak oknum SPBU, jelasnya.
"Kemarin Kami sempat melihat ada kendaraan pelangsir yang mengganti plat nopol di jalan imam bonjol, kecamatan tanjung karang barat bandar lampung. Kami juga melihat saat pulang tengah malam sekitar pukul 01.25 wib ketika melintas di jalan soekarno hatta, Rangai dari arah kalianda, kami melihat sebuah SPBU yang mematikan lampu tapi sedang mengisi BBM jenis solar pada beberapa kendaraan truk diesel modifikasi," ungkapnya.
"Kami meminta kepada aparat penegak hukum dan pertamina patra niaga sumbagsel untuk melakukan penertiban yang ketat dan memberikan sangsi tegas kepada mafia BBM dan oknum karyawan SPBU yang masih nakal demi mencari keuntungan pribadi," pungkasnya (**)
Dari penelusuran wartawan media rajaberita.info masih ditemukan beberapa kendaraan pelangsir BBM jenis solar yang masih beroperasi di beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Provinsi Lampung.
Ketua DPW LSM HARIMAU Provinsi Lampung Lita Yunarti mengatakan Tindakan tegas harus dilakukan kepada pelangsir - pelangsir BBM yang mencari keuntungan pribadi.
"Sangsi hukum harus tegas tanpa tebang pilih, kami meminta kepada pihak pertamina patra niaga dapat menyalurkan subsidi minyak tepat sasaran. Jangan hanya memberi teguran kepada pengelola SPBU nakal, tapi harus diberikan efek jera agar tidak ada lagi yang bermain dengan mafia BBM di Provinsi Lampung," ucapnya kepada wartawan Sabtu, (30/5/2026).
Ditambahkannya, Kendaraan yang melangsir BBM jenis solar menggunakan berbagai cara dalam menjalankan aksinya. Mulai dari mengganti plat nopol hingga melakukan aksinya tengah malam saat situasi sepi dengan bantuan pihak oknum SPBU, jelasnya.
"Kemarin Kami sempat melihat ada kendaraan pelangsir yang mengganti plat nopol di jalan imam bonjol, kecamatan tanjung karang barat bandar lampung. Kami juga melihat saat pulang tengah malam sekitar pukul 01.25 wib ketika melintas di jalan soekarno hatta, Rangai dari arah kalianda, kami melihat sebuah SPBU yang mematikan lampu tapi sedang mengisi BBM jenis solar pada beberapa kendaraan truk diesel modifikasi," ungkapnya.
"Kami meminta kepada aparat penegak hukum dan pertamina patra niaga sumbagsel untuk melakukan penertiban yang ketat dan memberikan sangsi tegas kepada mafia BBM dan oknum karyawan SPBU yang masih nakal demi mencari keuntungan pribadi," pungkasnya (**)

Komentar
Posting Komentar