Rajaberita.info - Seorang atlet tinju dianiaya sekelompok orang tidak dikenal pada Selasa 23 Juni 2026 dan korban telah melaporkan para pelaku ke polisi dengan nomor: R/21/Vl/2026/Sektor Sukarame.
Menurut narasumber inisial CK mengatakan seorang Atlet atas nama ABI (25) mengambil celana Training ke PPLP PKOR, melewati warung pelaku di depan gantangan burung, posisi berkendara terburu-buru karena ditunggu rapat.
Ditambahkannya, Sepeda motor menghantam keras karena melewati gundukan/polisi tidur. Pelaku dan kawan-kawannya berteriak dengan bahasa kotor dan tidak sopan sembari membentak, spontan ABI berhentii, namun sebanyak 4 (empat) orang yang tidak dikenal berdiri tapi ABI tidak meladeni dengan melanjutkan laju kendaraannya ke lokasi tujuan rapat, ucapnya.
"Lalu ABI cerita ke saya sebagai pelatih, saya menasehati dan berpikir semua bisa dibicarakan baik-baik. Setelah selesai rapat malam itu juga saya datang ke warung depan Gantangan burung tetapi orang-orang di warung tidak ada dan dalam keadaan tutup," jelasnya.
Lanjutnya, hari ini selasa 23 juni 2026 pada kegiatan PENCANGKULAN atlet, ABI menjemput Iwan, ternyata sudah dihadang oleh 3 orang yang membawa senjata seperti cangkul, parang, kayu. Seorang Atlet bernama iwan (20) dicangkul kepala dan tangannya hingga terluka, terangnya.
"Saya berharap dengan sangat kepada penegak hukum agar para Pelaku dapat dihukum seberat-beratnya karena sudah merugikan Pengprov PERTINA LAMPUNG (PERSATUAN TINJU INDONESIA) Karena korban merupakan atlet yang lolos PON Bela Diri Manado 2026. Kami selaku pelatih, pengurus dan keluarga berharap pelaku yang meresahkan para atlet ini dihukum seberat-beratnya dan digusur dari kawasan PPLP PKOR," pungkasnya (Putra).

Komentar
Posting Komentar