Langsung ke konten utama

IJAZAH PALSU DPRD: Kasus EF Masih P-19, Polda Lampung Diminta Ungkap Seluruh Jaringan


Rajaberita.info - ijazah palsu DPRD kembali menjadi sorotan publik setelah kasus yang menyeret anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) berinisial EF masih berada pada tahap P-19 di Polda Lampung. Proses hukum ini belum dinyatakan lengkap oleh kejaksaan, sementara penyidik terus melengkapi berkas perkara dan mendalami seluruh rangkaian dugaan tindak pidana yang terjadi.

IJAZAH PALSU DPRD: EF Minta Penyidikan Menyeluruh

Dalam perkembangan terbaru, EF disebut mendatangi Mapolda Lampung bersama sejumlah pihak. Berdasarkan rekaman video yang diterima awak media dari sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan, EF meminta agar penyidik tidak hanya memusatkan perhatian pada dirinya.

EF menegaskan perlunya pengusutan menyeluruh terhadap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam proses penerbitan dokumen yang kini menjadi objek perkara. Ia meminta penyidik menelusuri rantai peristiwa secara utuh agar tidak terjadi kesimpulan yang parsial.

IJAZAH PALSU DPRD: Penyidikan Masih Tahap P-19

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung, Kombes Heri Rusyaman, sebelumnya menyampaikan bahwa berkas perkara masih dalam tahap P-19. Penyidik diminta melengkapi sejumlah petunjuk dari jaksa penuntut umum sebelum berkas dapat dinyatakan lengkap atau P-21.

Selain melengkapi administrasi penyidikan, aparat juga masih menelusuri asal-usul dokumen yang dipersoalkan. Proses ini mencakup pendalaman terhadap mekanisme penerbitan serta pihak-pihak yang terlibat dalam penyusunan dokumen tersebut.

IJAZAH PALSU DPRD: Pemeriksaan Saksi dan Pengumpulan Bukti

Dalam tahap penyidikan, aparat telah memeriksa sedikitnya empat orang saksi. Mereka terdiri dari EF selaku terlapor, D selaku suami EF, FRK selaku Kepala Tiyuh Margomulyo Kecamatan Tumijajar, serta NH selaku Kepala PKBM Banjar Baru.

Pemeriksaan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya menguatkan alat bukti serta mengurai kronologi peristiwa yang diduga berkaitan dengan penggunaan dokumen akademik yang dipersoalkan.

Publik Menunggu Kepastian Hukum

Kasus ini mendapat perhatian luas dari masyarakat karena melibatkan pejabat publik yang masih aktif menjabat di lembaga legislatif daerah. Publik menuntut agar proses hukum berjalan transparan, objektif, dan tanpa intervensi.

Harapan juga mengarah pada pengungkapan pihak lain yang diduga berperan dalam pembuatan maupun penerbitan dokumen tersebut. Penegakan hukum yang tuntas dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi negara.

Sebagai pembanding, publik juga menyoroti kasus serupa di Lampung Selatan yang berujung pada vonis bersalah terhadap anggota DPRD berinisial S dalam perkara penggunaan ijazah Paket C palsu pada Pemilu Legislatif 2024.

Hingga berita ini diterbitkan, Polda Lampung belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan terbaru kasus EF maupun hasil lanjutan penyidikan.

INC MEDIA akan terus mengawal perkembangan perkara ini berdasarkan informasi resmi dari aparat penegak hukum dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers (red).

Komentar

Populer

Atlet Dianiaya, Pengurus PERTINA Lampung Minta Polisi Tangkap Para Pelaku Yang Meresahkan

Rajaberita.info - Seorang atlet tinju dianiaya sekelompok orang tidak dikenal pada Selasa 23 Juni 2026 dan korban telah melaporkan para pelaku ke polisi dengan nomor: R/21/Vl/2026/Sektor Sukarame. Menurut narasumber inisial CK mengatakan seorang  Atlet atas nama ABI (25) mengambil celana Training ke PPLP PKOR, melewati warung pelaku di depan gantangan burung, posisi berkendara terburu-buru karena ditunggu rapat. Ditambahkannya, Sepeda motor menghantam keras karena melewati gundukan/polisi tidur. Pelaku dan kawan-kawannya berteriak dengan bahasa kotor dan tidak sopan sembari membentak, spontan ABI berhentii, namun sebanyak 4 (empat) orang yang tidak dikenal berdiri tapi ABI tidak meladeni dengan melanjutkan laju kendaraannya ke lokasi tujuan rapat, ucapnya. "Lalu ABI cerita ke saya sebagai pelatih, saya menasehati dan berpikir semua bisa dibicarakan baik-baik. Setelah selesai rapat malam itu juga saya datang ke warung depan Gantangan burung tetapi orang-orang di warung tidak ada d...

Babinsa Koramil 421-09/Tanjung Bintang Monitoring Pembangunan Gedung KDKMP Di Desa Purwodadi Dalam

Rajaberita.info - Dalam rangka mendukung kelancaran pembangunan KDKMP di wilayah binaan, Babinsa Desa Purwodadi Dalam Koramil 421-09/Tanjung Bintang, Sertu Ricard, melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan progres pembangunan gedung KDKMP di Desa Purwodadi Dalam, Kecamatan Tanjung Sari. Sabtu (27/06/2026). Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan proses pembangunan berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Pada kesempatan tersebut. Sertu Ricard juga berinteraksi dengan para pekerja konstruksi guna memberikan motivasi serta mengingatkan pentingnya mengutamakan keselamatan kerja selama proses pembangunan berlangsung. Sertu Ricard menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian TNI dalam mendukung pembangunan KDKMP di wilayah serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif. "Melalui kegiatan monitoring ini, kami berharap proses pembangunan KDKMP dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat...

Koramil 421-09/Tanjung Bintang Gelar Nobar Bola Gembira, Suasana Penuh Keceriaan Dan Kebersamaan

Rajaberita.info - Suasana penuh semangat dan keakraban terlihat di Markas Koramil 421-09/Tanjung Bintang saat digelarnya kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Kebangsaan pertandingan sepak bola yang disiarkan secara langsung. Kegiatan ini dihadiri oleh anggota Koramil bersama masyarakat sekitar yang antusias menyaksikan jalannya pertandingan.Kamis (25/06/2026). Dengan penuh keceriaan, para penonton larut dalam suasana pertandingan. Sorak sorai, tawa, dan canda menghiasi jalannya acara, menciptakan momen kebersamaan yang hangat antara TNI dan masyarakat. Kegiatan nobar ini menjadi sarana mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Danramil 421-09/Tanjung Bintang Kapten Inf Tarekat menyampaikan bahwa kegiatan nobar tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga sebagai wadah untuk memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan. "Melalui kegiatan nobar ini, kami ingin menghadirkan suasana yang akrab dan harmonis antara TNI dan masyarakat. Sepak bo...

Sinergi RSUD Abdul Moeloek - KAI : Membawa Asa Sehat Lewat Jalur Rel

Rajaberita.info - Deru mesin kereta api di Stasiun Sukamenanti, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Selasa (23/6/2026), membawa pesan berbeda bagi warga sekitar. Bukan sekadar angkutan barang atau penumpang, rangkaian gerbong Rail Clinic milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV Tanjungkarang hadir sebagai oase kesehatan bagi sekitar 250 warga dan siswa sekolah dasar yang mengantre sejak pagi. Kegiatan bakti sosial ini menjadi tonggak penguatan kerja sama strategis antara PT KAI dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Kolaborasi ini bertujuan memperluas aksesibilitas medis bagi masyarakat yang tinggal di sepanjang jalur perkeretaapian. Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, dr. Imam Ghozali, menegaskan pentingnya jemput bola dalam pelayanan kesehatan. Ia menilai kehadiran rumah sakit di atas rel merupakan langkah konkret mendekatkan fasilitas medis ke kantong-kantong pemukiman masyarakat yang sulit menjangkau pusat kota. "Program Rail Clinic...

Polisi Tangkap Pemuda Di Pesisir Barat Diduga Rudapaksa Pelajar Di Kamar Kos

Rajaberita.info - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pesisir Barat menangkap seorang pemuda berinisial IS (23), warga Pekon (Desa) Way Nukak, Kecamatan Karya Penggawa, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. IS ditangkap lantaran diduga melakukan tindak pidana kekerasan seksual terhadap seorang pelajar perempuan berinisial NE (17). Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Menurutnya, pelaku diamankan oleh Tim Unit IV PPA dan Tekab 308 Polres Pesisir Barat di kediamannya tanpa perlawanan. "Benar, petugas telah mengamankan terduga pelaku tindak pidana kekerasan seksual pada Minggu kemarin. Saat ini, pelaku sudah berada di Polres Pesisir Barat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya, Rabu (24/6/2026). Yuni menjelaskan, peristiwa memilukan itu terjadi pada Minggu (17/5/2026) siang. Kejadian bermula saat pelaku mengajak korban pergi bermain dan berfoto di kawasan Pekon Rawas. Setelah berfoto, pelaku kemudia...