Langsung ke konten utama

Sempat Kabur Saat Digerebek, Bandar Narkoba Lintas Wilayah Akhirnya Diringkus Polisi


Rajaberita.info – Upaya seorang pria yang diduga sebagai bandar narkoba lintas wilayah untuk lolos dari kejaran petugas akhirnya berakhir sia-sia. 

Pelaku berinisial RJ berhasil diringkus personel Satres Narkoba Polres Lampung Tengah usai sempat mencoba kabur saat penggerebekan di Kampung Buyut Udik, Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah.

Penggerebekan yang berlangsung pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 13.54 WIB itu sempat diwarnai aksi kejar-kejaran. 

Terduga pelaku yang diduga telah menyadari kedatangan petugas berusaha melarikan diri untuk menghindari penangkapan. 

Namun, berkat kesigapan personel di lapangan, upaya tersebut berhasil digagalkan dan pelaku akhirnya diamankan.

Kapolres Lampung Tengah, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H melalui Kasat Reserse Narkoba, Iptu Tekun Ibadata, S.I.K., M.H membenarkan penangkapan tersebut. 

Ia menjelaskan, pengungkapan kasus berawal dari informasi masyarakat yang merasa resah dengan dugaan maraknya aktivitas peredaran narkotika di wilayah tersebut.

“Benar, kami telah melakukan penangkapan terhadap seorang terduga bandar narkoba berinisial RJ dan seorang pengguna berinisial AG di sebuah rumah, Kampung Buyut Udik,” ujar Iptu Tekun saat dikonfirmasi, Sabtu (13/6/2026).

Setelah berhasil mengamankan kedua orang tersebut, lanjutnya, petugas kemudian melakukan penggeledahan secara menyeluruh di dalam rumah yang diduga dijadikan lokasi aktivitas peredaran narkotika. 

"Dari hasil penggeledahan tersebut, kami berhasil mengamankan barang bukti berupa 7 klip plastik ukuran sedang berisi sabu, 13 klip plastik ukuran kecil berisi sabu, serta satu klip plastik kecil berisi pil ekstasi yang diduga telah dipersiapkan untuk diedarkan," imbuhnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, RJ diduga berperan sebagai bandar aktif yang menyuplai narkotika di wilayah Buyut Udik dan sekitarnya, bahkan diduga memiliki jaringan peredaran lintas wilayah.

Iptu Tekun menegaskan bahwa Satres Narkoba Polres Lampung Tengah berkomitmen untuk terus memberantas peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya. 

Menurutnya, keberhasilan pengungkapan kasus ini tidak lepas dari peran serta dan kepedulian masyarakat yang turut memberikan informasi kepada pihak Kepolisian.

Ia pun mengapresiasi masyarakat yang telah melaporkan dugaan tindak pidana narkotika, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba demi menyelamatkan generasi muda serta mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba.

“Perang terhadap narkoba bukan hanya tugas Kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari bersinergi dan jangan ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitar,” tegasnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana (Heni). 

Komentar

Populer

Pengawasan Ketersediaan Dan Penyaluran BBM Subsidi Diperkuat Mulai Dari Terminal Hingga SPBU

Rajaberita.info - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memperkuat pengawasan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi agar semakin tepat sasaran. Pengawasan dilakukan mulai dari proses penyimpanan dan distribusi di Integrated Terminal (IT) hingga penyaluran di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Saat meninjau IT Panjang di Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Kepala BPH Migas Wahyudi Anas mengatakan, tingginya mobilitas masyarakat turut mendorong meningkatnya kebutuhan BBM subsidi. Karena itu, penguatan sistem kontrol dan evaluasi menjadi bagian penting dalam menjaga akuntabilitas penyaluran. “Kita bersama-sama ingin meningkatkan kewaspadaan dalam penyaluran BBM subsidi, dimulai dari sistem ruang kontrol IT untuk memantau Delivery Order (DO) pengiriman BBM subsidi dan non subsidi yang dilaksanakan mekanisme kerja sama dengan mitra melalui Patra Logistik dan Elnusa Petrofin,” ujarnya, Kamis (11/6/2026). Menurut Wahyudi, penguatan regulasi dan pengembangan sistem ...

Rasa Duka Menyelimuti Keluarga Besar Kodim 0410/KBL Atas Berpulangnya Prajurit Yang Mengabdi Hingga Ahir Hayatnya

Rajaberita.info - Rasa duka menyelimuti keluarga besar Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) atas berpulangnya Serka Septianto bin Muhammad Bacrin, seorang prajurit yang mengabdi hingga akhir hayatnya.   Ditengah kesedihan, soliditas dan kepedulian TNI AD, khususnya jajaran Kodim 0410/KBL dan Koramil 410-04/Tanjung Karang Timur (TKT) begitu terasa.   Babinsa Kelurahan Way Kandis, Serma Agus Raharjo, tampil sebagai garda terdepan dalam memastikan seluruh proses penghormatan terakhir berjalan dengan hormat, tertib, dan penuh kehangatan kemanusiaan, pada Selasa (9/6/2026). Sore sekitar pukul 17.00 wib Serma Agus Raharjo memimpin langsung monitoring kedatangan jenazah almarhum di rumah duka yang beralamat di Jalan Tirtaria Gang Melati 6, Kelurahan Way Kandis, Kecamatan Tanjung Senang. Kehadirannya bukan sekadar tugas, melainkan bentuk nyata jiwa korsa dan empati seorang babinsa kepada keluarga sejawat. Almarhum Serka Septianto mengembuskan napas terakhir pada pukul 15.35 WIB di RS...

Monitoring Pembangunan KDKMP: Babinsa Koramil 421-09/Tanjung Bintang Kawal Proyek Di Desa Kertosari

Rajaberita.info - monitoring pembangunan KDKMP di Desa Kertosari Berjalan Aktif dan Terarah Monitoring pembangunan KDKMP di Desa Kertosari, Kecamatan Tanjung Sari, terus dilakukan secara intensif oleh Babinsa Koramil 421-09/Tanjung Bintang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pengawasan langsung terhadap progres pembangunan gedung KDKMP agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat. Sabtu (13/06/2026). Babinsa Desa Kertosari, Serka Miratno, turun langsung ke lokasi pembangunan untuk memastikan seluruh proses berjalan aman, tertib, dan sesuai standar teknis yang telah ditetapkan. Kehadirannya juga memperkuat fungsi pendampingan TNI di wilayah binaan dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan. Peran Babinsa dalam monitoring pembangunan KDKMP Dalam kegiatan monitoring pembangunan KDKMP, Serka Miratno tidak hanya melakukan pengecekan visual terhadap progres bangunan, tetapi juga berkoordinasi dengan para pekerja konstruksi. ...

Ade Jona Terpilih Aklamasi, Munas HIPMI Di Lampung Tegaskan Konsolidasi Pengusaha Muda

Rajaberita.info - Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang berlangsung di Bandar Lampung pada 10–11 Juni 2026 berakhir dengan penetapan Ade Jona Prasetyo sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI periode 2026–2029 secara aklamasi. Penetapan tersebut menjadi puncak rangkaian agenda Munas yang diikuti pengurus HIPMI dari berbagai daerah di Indonesia. Selain memilih kepemimpinan baru, forum ini juga menjadi ajang konsolidasi organisasi dan perumusan arah gerak pengusaha muda dalam menghadapi tantangan ekonomi nasional. Mengusung tema “Sinergi Pengusaha Muda Membangun Kekuatan Ekonomi Nasional”, Munas XVIII HIPMI menempatkan penguatan jejaring usaha, penyelarasan program organisasi, serta peningkatan kontribusi pengusaha muda terhadap pembangunan ekonomi sebagai agenda utama. Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam pembukaan Munas pada Rabu, 10 Juni 2026, menjadi salah satu sorotan kegiatan tersebut.  Presiden hadir didampingi sejuml...

Dari Gaduh Jadi Teduh, Langkah Taktis Pangdam Di Munas HIPMI Lampung

Rajaberita.info - Atmosfer Ballroom Hotel Novotel Lampung, Rabu (10/6/2026) lalu, mendadak berubah dari antusiasme menjadi ujian kesabaran bagi ribuan pengusaha muda. Ketegangan hebat sempat mewarnai agenda akbar Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) sebelum akhirnya berhasil diredam oleh langkah taktis Panglima Kodam XXI/Radin Intan, Mayjen TNI Kristomei Sianturi. Ketegangan bermula saat antusiasme peserta dari Aceh hingga Papua melampaui kapasitas ruangan, sehingga banyak peserta terpaksa duduk di lantai. Persoalan distribusi kartu identitas (ID card) menjadi pemantik utama kericuhan ketika proses verifikasi dinilai lamban oleh peserta. Panitia mengklaim telah mencetak sekitar 2.500 ID card, namun di lapangan distribusi tersebut justru terlihat "kedodoran". Kekecewaan peserta pun tumpah dalam bentuk interupsi bernada tinggi hingga aksi saling dorong dan adu fisik. "Payah panitianya. Kelihatan kurang profesional. Masa urusan ID car...