Langsung ke konten utama

Pemprov Lampung Dorong Produktivitas Pertanian Melalui Bimtek Pupuk Hayati Cair


Rajaberita.info -- Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat sektor pertanian berbasis kerakyatan melalui program optimalisasi penggunaan Pupuk Hayati Cair (PHC) guna mendongkrak produktivitas komoditas unggulan daerah sekaligus mewujudkan swasembada pangan nasional. 

Langkah strategis ini diselaraskan dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pertanian melalui bimbingan teknis yang masif bagi para pendamping dan penyuluh di lapangan. 

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa keberhasilan program sektor pertanian di tingkat tapak sangat bergantung pada dedikasi dan kesamaan visi para penyuluh pertanian. Menurutnya, sektor pertanian merupakan fondasi utama perekonomian Lampung yang menopang hajat hidup sebagian besar masyarakat. 

"Program ini sangat penting, tapi yang lebih penting lagi adalah bagaimana mentransfer nilai dari program Pupuk Hayati Cair ini kepada rekan-rekan pendamping dan penyuluh. Program ini tidak akan berjalan sukses tanpa ada dukungan penuh dari teman-teman di lapangan yang bersentuhan langsung dengan aktivitas masyarakat petani," ujar Gubernur Rahmat Mirzani Djausal saat memberikan arahan pada Bimbingan Teknis Kegiatan PHC di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Lampung, Selasa (07/07/2026). 

Gubernur memaparkan, struktur ekonomi Provinsi Lampung didominasi oleh sektor primer pertanian, perkebunan, dan kehutanan yang menyumbang sekitar 30 persen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Dari luas lahan produktif, terdapat tiga komoditas utama yang menjadi tulang punggung hajat hidup sekitar 5 juta masyarakat Lampung, yakni ubi kayu (singkong), padi, dan jagung. 

"Ketika harga ketiga komoditas ini baik, maka perekonomian Lampung akan tumbuh luar biasa. Sebaliknya, jika petani rugi, dampak psikologis dan ekonominya akan langsung dirasakan oleh setengah dari total populasi Lampung. Oleh karena itu, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, sistem ekonomi dikembalikan sesuai amanah Pasal 33 UUD 1945, di mana pertumbuhan harus dimulai dari bawah yakni para petani kita agar mereka bisa untung dan berdaya saing," tambah Gubernur. 

Gubernur juga menjelaskan bahwa melalui efisiensi input produksi seperti pemanfaatan PHC, struktur biaya usaha tani dapat ditekan. 

"Target kita ke depan adalah seluruh petani teredukasi dalam pemakaian bahan organik cair secara mandiri. Mereka bisa membuat sendiri, menggunakan sendiri, dan menikmati nilai tambah keuntungannya secara langsung demi kemakmuran daerah," jelasnya. 

Usai memberikan pengarahan, Gubernur Lampung didampingi jajaran terkait melakukan peninjauan langsung terhadap praktik pembuatan Pupuk Hayati Cair (PHC) bersama para peserta. 

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (KPTPH) Provinsi Lampung, Elvira Umihanni melaporkan terkait pelaksanaan dan urgensi kegiatan bimtek ini. Dinas KPTPH terus berkomitmen mempercepat implementasi program-program inovasi pertanian guna mengamankan target produksi daerah dan memperkuat kesejahteraan petani di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. 

Sementara itu, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian BPSDMP Kementerian Pertanian RI, Eko Nugroho, yang hadir dalam acara tersebut memberikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam bersinergi membangun ketahanan pangan nasional. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi yang kuat antara penyuluh pertanian dengan instansi sektoral di daerah. 

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas ruang sinergi yang diberikan. Bicara terkait pangan, ini menjadi program prioritas utama dari Presiden Prabowo Subianto. Ada empat fokus utama nasional yang saat ini kita kejar bersama, yaitu swasembada pangan khususnya beras, penyediaan pangan bergizi untuk mendukung program nasional, pemenuhan kebutuhan energi terbarukan berbasis komoditas pertanian, serta pengelolaan air," ungkap Eko Nugroho. 

Eko menambahkan, Kementerian Pertanian terus meluncurkan berbagai terobosan kebijakan operasional guna mendukung semangat para petani di daerah. Beberapa langkah strategis tersebut di antaranya adalah penurunan harga pupuk hingga 20 persen, pemangkasan 145 regulasi pupuk yang rumit untuk mempermudah akses subsidi bagi petani, serta penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah kering panen (GKP) sebesar Rp6.500 yang dikawal bersama Perum Bulog melalui optimalisasi tim jemput tangan di lapangan.

Kegiatan bimbingan teknis ini dihadiri oleh ratusan penyuluh pertanian dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung, baik yang mengikuti secara luring di Aula Bapelkes maupun secara daring melalui platform telekonferensi.

Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan para agen perubahan yang siap mendampingi petani Lampung menuju kemandirian pertanian berbasis organik yang berkelanjutan (Hendi).

Komentar

Populer

Tim Tekab 308 Presisi Polsek Way Jepara Ungkap Kasus Pencurian Alpukat, Dua Pelaku Diamankan

Rajaberita.info - Tim Tekab 308 Presisi Polsek Way Jepara yang diback up Tim Tekab 308 Presisi Polres Lampung Timur berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di wilayah Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur.  Dalam pengungkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan dua orang pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pencurian buah alpukat di kebun milik warga. Kedua pelaku masing-masing berinisial SU (38) dan KA (42), yang merupakan warga Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur. Kapolres Lampung Timur AKBP Heti Patmawati melalui Kapolsek Way Jepara AKP Gobel menjelaskan, peristiwa pencurian terjadi pada Rabu, 1 Juli 2026. Saat itu, para pelaku yang berjumlah dua orang mendatangi kebun alpukat milik korban yang berada di Desa Sri Rejo, Kecamatan Way Jepara. Untuk mengelabui penjaga kebun, kedua pelaku mengaku telah membeli buah alpukat milik korban sehingga penjaga tidak menaruh rasa curiga dan membiarkan mereka membawa hasil panen ...

Anak Didesa Gunung Terang Tidak Mendapatkan Penanganan Gizi, Camat Kalianda Di Duga Mengada - Ngada

Rajaberita.info - Camat Kalianda Ruris Apdani memastikan seorang anak berisiko stunting di Desa Gunung Terang telah mendapatkan penanganan dari pemerintah. Menurutnya, pemerintah desa, kecamatan hingga Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan telah memberikan berbagai bentuk bantuan kepada balita tersebut dan terus memantau perkembangan kondisinya. "Sudah ditangani. Dari desa, kecamatan sampai kabupaten sudah memberikan bantuan, termasuk sembako dan susu. Kami juga terus memonitor perkembangan anak tersebut melalui laporan tim kesehatan di lapangan," ujar Ruris saat dikonfirmasi. Namun, pernyataan Camat Kalianda tersebut berbanding terbalik dengan fakta yang disampaikan keluarga balita dan tenaga kesehatan yang mendampinginya. Ibu balita mengaku belum pernah menerima bantuan khusus untuk pemulihan gizi anaknya selain program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sementara bidan desa menyebut bantuan makanan tambahan yang dibutuhkan balita tersebut hingga kini masih sebatas usulan kepada i...

Patroli Gabungan Quick Respon Janji Jaga, Upaya Polda Lampung Dalam Mencegah Kriminalitas Di wilayah Lampung

Rajaberita.info - Dalam upaya mencegah dan menanggulangi kriminalitas, terutama pencurian dengan kekerasan dan penanggulangan kriminal bersenjata, Personil Satbrimobda Lampung melaksanakan kegiatan patroli gabungan quick respon janji jaga di Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat hingga Sabtu, 29 Mei hingga 30 Mei 2026, pukul 22.00 WIB hingga 04.00 WIB. Personil Satbrimobda yang dipimpin oleh Ipda Ujang Aribowo berjumlah 10 orang, bergabung dengan tim patroli penanganan pencurian dengan kekerasan dan penanggulangan kriminal bersenjata. Kegiatan patroli gabungan ini dimulai dengan apel gabungan yang dipimpin oleh DPP Panit Samapta Polresta Balam Ipda Donial. Setelah apel, personil patroli melaksanakan pengecekan keamanan di beberapa lokasi, termasuk daerah Pasar Tengah, Tugu Selamat Datang Bundaran Hajimena, Jl Teluk Bone Teluk Betung, dan Jl Yos Sudarso. Kegiatan patroli ini bertujuan untuk memantau situasi keamanan dan mencegah terjadinya kriminalitas di wilayah Kot...

Peringatan HUT Bhayangkara Ke 80 Berlangsung Khidmat Di Halaman Kantor Polresta Bandar Lampung

Rajaberita.info - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 tahun 2026 berlangsung khidmat di Halaman Kantor Polresta Bandar Lampung, pada rabu (1/7/2026).   Dengan mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat" , upacara ini menjadi simbol pengabdian Polri yang tak pernah padam, diperkuat oleh soliditas sinergi dengan TNI dan elemen masyarakat Kota Bandar Lampung. Komandan Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL), Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., hadir langsung dalam barisan Forkopimda menunjukkan komitmen kuat TNI dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif. Kehadirannya dalam upacara yang dipimpin Kapolresta Bandarlampung, Kombespol Alfret Jacob Tilukay S.I.K., M.SI., menegaskan bahwa sinergitas TNI-Polri di Bandar Lampung berjalan solid dan berkesinambungan. "Sinergi antara TNI dan Polri adalah fondasi utama menjaga stabilitas keamanan nasional, terutama di tengah dinamika tantangan global ...

Polda Lampung Pasang Imbauan Di Krakatau, Nelayan Diminta Jauhi Kawasan Gunung Anak Krakatau

Rajaberita.info - Polda Lampung memasang papan imbauan di kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK), Kabupaten Lampung Selatan sebagai langkah antisipasi menyusul peningkatan aktivitas vulkanik gunung tersebut. Selain di kawasan Gunung Anak Krakatau, papan imbauan juga dipasang di Dermaga Canti, pesisir Kalianda, serta Dermaga Perikanan Bom Kalianda agar dapat diketahui masyarakat dan wisatawan yang hendak beraktivitas di sekitar Selat Sunda. Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, pemasangan imbauan dilakukan untuk mengingatkan masyarakat, agar mematuhi rekomendasi dari otoritas vulkanologi demi keselamatan. "Kami telah memasang papan himbauan di kawasan Gunung Anak Krakatau, Dermaga Canti, dan Dermaga Perikanan Bom Kalianda. Langkah ini merupakan upaya preventif agar masyarakat, wisatawan, maupun nelayan mengetahui adanya pembatasan aktivitas di sekitar Gunung Anak Krakatau," ujarnya, Senin (6/7/2026). Menurut Yuni, personel di lapangan juga telah b...