Rajaberita.info -- Beredar vidio yang diunggah akun @faifa olshop di media sosial tentang dugaan sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Diduga main mata dengan pengecor bahan bakar minyak (BBM) di daerah kotabumi, Lampung Utara, Minggu 16 agustus 2026.
Ketua LSM HARIMAU DPW Lampung Lita Yunarti mengatakan, vidio yang beredar menyebutkan salahsatu SPBU di Kabupaten Lampung Utara telah menjadi sorotan negatif warga medsos terkait pelayanan pengisian BBM Subsidi dikuras oleh sejumlah kendaraan pelangsir yang diduga sudah berkerjasama dengan petugas SPBU itu sangat disayangkan.
Ditambahkannya, BBM subsidi harus tepat sasaran penyalurannya dengan diawasi oleh petugas pertamina dan aparat penegak hukum. Bukan dibiarkan terus menerus seperti ada pembiaran, sementara mafia minyak memperkaya diri dengan menguras BBM subsidi yang dijual ke industri dengan harga berlipat-lipat, ucapnya kepada wartawan, Senin (17/8/2026).
Menurutnya, Pertamina harusnya mengetahui SPBU mana yang nakal karena audit dan pemeriksaan CCTV selalu dilakukan secara rutin. Tapi vidio yang beredar di medsos selalu muncul degan cerita-cerita baru, seolah-olah ada pembiaran bagi SPBU nakal yang main mata dengan mafia BBM, jelasnya.
Bahkan dividio memperlihatkan pelaku – pelaku sindikat mafia BBM subsidi dengan bebas menguras BBM subsidi secara terang-terangan, sedangkan pertamina tidak mengambil tindakan tegas agar SPBU tidak berani lagi main mata dengan mafia BBM yang mencari keuntungan pribadi, tegasnya.
"Apalagi dalam ungahan ulang @faifa olshop disebutkan bahwa petugas SPBU tidak menjalankan prosedur pengisian BBM subsidi sebagaimana mestinya, seperti kendaraan tanpa nomor polisi dapat mengisi minyak dan dilakukan berulang-ulang terkesan ada kerjasama terhadap para kendaraan pengecor BBM subsidi," ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan dan klarifikasi dari pihak terkait (Desri).

Komentar
Posting Komentar