Langsung ke konten utama

Penutupan Manjau Jama Warga Berlangsung Meriah, Layanan Publik Dan Hiburan Disambut Antusias Masyarakat


Rajaberita.info - Rangkaian Pesta Rakyat Manjau Jama Warga dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-19 Kabupaten Pesawaran resmi ditutup pada Minggu (26/7/2026) di Lapangan Krida Yuana, Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan. 

Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menghadirkan pelayanan publik terpadu, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta memperkuat kolaborasi pembangunan daerah.

Acara penutupan dihadiri Gubernur Lampung yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Lampung Tony Ferdiansyah, Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali, S.H.,  jajaran Forkopimda dan Instansi Vertikal, Sekretaris Daerah, para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran, pimpinan perbankan, pimpinan perguruan tinggi, Ketua TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, GOW Kabupaten Pesawaran, serta ribuan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.

Puncak acara berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan, mulai dari lomba cipta menu, pasar sembako murah, lomba Pesawaran Got Talent, pengundian doorprize, hingga panggung hiburan rakyat dengan menghadirkan penampilan spesial Masitoh, Mahatama Band, dan Kyai Daul yang membuat acara Puncak semakin meriah.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Pesawaran dengan Institut Teknologi Sumatera (Itera) dan Politeknik Negeri Lampung (Polinela). Kerja sama ini difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan inovasi daerah, serta penguatan pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan di Kabupaten Pesawaran.

Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan yang berlangsung pada 24–26 Juli 2026, Manjau Jama Warga mencatat capaian yang positif. Tingkat kepuasan masyarakat mencapai 93,7 persen dengan kategori Sangat Baik, sebanyak 3.122 masyarakat memanfaatkan berbagai layanan publik yang disediakan, transaksi ekonomi selama kegiatan mencapai Rp480.015.000, serta jumlah pengunjung tercatat sebanyak 10.667 orang.

Dalam sambutannya, Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. menyampaikan bahwa Manjau Jama Warga merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, mudah diakses, dan merata bagi seluruh masyarakat.

"Manjau Jama Warga bukan sekadar sebuah kegiatan, tetapi merupakan gerakan pelayanan publik yang lahir dari semangat mendekatkan pemerintah kepada masyarakat. Dalam budaya Lampung, Manjau berarti berkunjung atau bersilaturahmi, sedangkan Jejama Warga bermakna bersama-sama dengan masyarakat," ujar Bupati.

Menurut Bupati, program tersebut dirancang sebagai solusi atas tantangan geografis Kabupaten Pesawaran, khususnya bagi masyarakat di wilayah pesisir dan zona barat yang selama ini memiliki akses lebih jauh menuju pusat pemerintahan.

Manjau Jama Warga sendiri, dilakukan melalui dua tahapan, yakni pra-event dengan menghadirkan pelayanan langsung di Kecamatan Marga Punduh sebagai representasi wilayah pesisir dan Kecamatan Tegineneng sebagai representasi wilayah barat, kemudian dilanjutkan dengan event puncak di Desa Hanura yang mengintegrasikan pelayanan pemerintah, instansi vertikal, dunia usaha, sektor perbankan, UMKM, hingga pelaku ekonomi kreatif dalam satu kawasan pelayanan terpadu.

Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat atas antusiasme dan partisipasi aktif selama rangkaian kegiatan berlangsung. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh perangkat daerah, Forkopimda, sponsor, dunia usaha, perbankan, media massa, organisasi masyarakat, serta seluruh mitra pembangunan yang telah bergotong royong menyukseskan Hari Jadi ke-19 Kabupaten Pesawaran.

"Kami menyampaikan terima kasih atas seluruh dukungan dan semangat kebersamaan yang telah diberikan. Apabila masih terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan kegiatan ini, kami memohon maaf dan akan menjadikannya sebagai bahan evaluasi," tutur Bupati.

Sementara itu, Gubernur Lampung melalui Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Lampung Tony Ferdiansyah menyampaikan apresiasi atas inovasi pelayanan publik yang dihadirkan Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui program Manjau Jama Warga.

Menurutnya, kehadiran berbagai layanan publik yang terintegrasi mempermudah masyarakat dalam mengakses pelayanan pemerintah. Di sisi lain, bazar UMKM dan kuliner yang digelar selama kegiatan turut memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat.

"Pemerintah Provinsi Lampung akan terus mendukung berbagai kegiatan positif seperti ini sebagai bagian dari ikhtiar bersama mewujudkan Lampung Maju menuju Indonesia Emas 2045," pungkasnya seraya menutup secara resmi rangkaian Pesta Rakyat Manjau Jama Warga Tahun 2026 (red).

Komentar

Populer

Temuan BPK Dugaan Penyimpangan Rp149,2 Juta Pada Kegiatan APEKSI Outlook 2025, Publik Desak APH Usut Tuntas

Rajaberita.info - Hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Lampung terhadap pengelolaan anggaran kegiatan APEKSI Outlook Tahun Anggaran 2025 pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandar Lampung kembali memantik sorotan publik. Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), BPK mencatat dugaan kemahalan harga sebesar Rp149.219.000 yang direkomendasikan untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah. Temuan tersebut diperoleh setelah auditor memeriksa dokumen pertanggungjawaban dan melakukan konfirmasi kepada penyedia. Kegiatan APEKSI Outlook 2025 sendiri memiliki nilai anggaran lebih dari Rp2,18 miliar, dengan sekitar Rp1,7 miliar dibayarkan kepada PT SMT selaku rekanan sekaligus event organizer (EO). Kegiatan tersebut meliputi berbagai pekerjaan penyelenggaraan acara, seperti penyediaan panggung utama, sistem tata suara dan pencahayaan, layar LED, dekorasi, tenda, perlengkapan peserta, dokumentasi, publikasi, dukungan teknis, hingga pembongkaran fasilitas setelah k...

GERMAK Seret BMBK Ke KPK Dan RSUD Abdul Moeloek Ke Kejagung, Desak Dugaan Fee Proyek Dan Temuan BPK Diusut Tuntas

Rajaberita.info - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LSM Gerakan Masyarakat Anti Korupsi (GERMAK) meningkatkan tekanan terhadap dugaan penyimpangan anggaran di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Dalam dua hari berturut-turut, organisasi tersebut melaporkan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta RSUD Abdul Moeloek (RSUDAM) ke Kejaksaan Agung RI. Langkah hukum itu diawali pada Kamis (23/7/2026) saat Ketua Umum DPP LSM GERMAK, Heriansyah, mendatangi Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menyerahkan laporan pengaduan bernomor Lapdu.114/LSM-GERMAK/DPP.I/VII/2026. Dalam laporannya, GERMAK meminta KPK mengusut dugaan praktik pengondisian proyek dan setoran fee di lingkungan Dinas BMBK Provinsi Lampung yang diduga terjadi pada pelaksanaan proyek Tahun Anggaran 2025 hingga 2026. Menurut Heriansyah, penyidikan tidak boleh berhenti pada pelaksana proyek semata, tetapi harus menyasar pihak-pihak yang diduga mengendalikan pengadaan maupun menikmati a...

Laporan Dugaan Korupsi Di Dinas BMBK Lampung Direspon KPK, LSM GERMAK Siap Beri Data Tambahan

Rajaberita.info - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespons laporan pengaduan yang disampaikan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LSM Gerakan Masyarakat Anti Korupsi (GERMAK) terkait dugaan persekongkolan, monopoli, dan gratifikasi fee proyek pada pelaksanaan kegiatan (proyek) di Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung sejak tahun anggaran 2025 hingga 2026, dengan nomor Lapdu.114/LSM-GERMAK/DPP.I/VII/2026, tertanggal 23 Juli 2026. Seperti diberitakan sebelumnya, GERMAK menduga terdapat praktik yang mengarah pada persekongkolan dalam proses pengadaan, penguasaan paket pekerjaan oleh pihak tertentu (monopoli), serta dugaan permintaan atau pemberian fee proyek pada sejumlah kegiatan di lingkungan BMBK. Atas dasar itu, GERMAK meminta KPK melakukan pendalaman terhadap seluruh rangkaian proses pengadaan dan pelaksanaan proyek, termasuk menelusuri apabila terdapat indikasi tindak pidana korupsi. Dalam rilis yang diterima redaksi, Ketua Umum DPP LSM GERMAK, Heriansyah menyatak...

Ketua Umum LSM Harimau Penuhi Undangan Polda Jateng Terkait Pelimpahan Dari Bareskrim Polri

Rajaberita.info — Ketua Umum sekaligus Pendiri Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Harapan Rakyat Indonesia Maju (Harimau), Tonny Syarifudin Hidayat, menghadiri undangan pemeriksaan di Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah.  Pemeriksaan ini merupakan penanganan perkara pelimpahan dari Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Pemeriksaan tersebut merujuk pada Laporan Polisi Nomor: LP/B/79/III/2024/SPKT/BARESKRIM POLRI tertanggal 14 Maret 2024. Laporan ini berkaitan dengan dugaan keterlibatan Tonny dalam aksi dugaan penculikan dan penyekapan terhadap dua warga bernama Solehudin dan Hardian Ari. Dalam menghadiri pemeriksaan tersebut, Tonny tampak didampingi oleh tim kuasa hukumnya, yakni Mugiyatno, S.H., M.Kn., C.T.A. (Panji), Ramadhani Hidayat, S.H., M.Kn. (Dani), Ahmad Mukodam, S.H., serta Risky M. Rifai, S.H. (Kiki). Penanganan kasus ini menarik perhatian publik lantaran turut menyeret nama Ketua Umum Partai Perindo sekaligus Komisaris MNC Group, Hary Tanoesoedibjo. sebelumnya juga ...

Terekam CCTV, Dua Pria Pencuri Handle Pintu Kuningan Di Bandar Lampung Dibekuk

Rajaberita.info - Berpura-pura mencari barang bekas, dua pria yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang rongsok justru memanfaatkan kesempatan untuk mengincar rumah-rumah warga. Berbekal rekaman kamera pengawas (CCTV) dan penyelidikan intensif, jajaran Polsek Labuhan Ratu akhirnya membekuk keduanya. Kedua pelaku berinisial S.P. (42) dan F.A. (44) ditangkap pada Rabu (22/7/2026) malam di kawasan Jalan Untung Suropati, Gang Raja Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung. Kapolsek Labuhan Ratu, AKP Ono Karyono, mengatakan, dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku diketahui sehari-hari bekerja sebagai tukang rongsok. Modus mereka adalah berkeliling di permukiman warga untuk mengamati situasi sekaligus mencari sasaran. "Pelaku ini kesehariannya bekerja sebagai tukang rongsok. Saat berkeliling mereka memanfaatkan situasi di sekitar lokasi. Jika kondisi dinilai sepi dan aman, barulah mereka menjalankan aksinya," kata AKP Ono Karyono, Kamis (23/7/2026). Aksi pencurian yang berh...