Langsung ke konten utama

Pemprov Lampung Dorong Pengutamaan Bahasa Indonesia Dan Pelestarian Bahasa Daerah

 

Rajaberita.info - Pemerintah Provinsi Lampung mendorong pengutamaan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam komunikasi resmi, dokumen kelembagaan, serta informasi di ruang publik. Upaya tersebut menjadi bagian dari penguatan identitas bangsa sekaligus peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan saat membuka Evaluasi dan Apresiasi Hasil Pembinaan Lembaga Pemerintah dan Swasta yang diselenggarakan Balai Bahasa Provinsi Lampung di Hotel Golden Tulip Springhill Lampung, Rabu (14/10/2026).

Dalam sambutan tersebut, Gubernur menegaskan bahwa bahasa Indonesia bukan sekadar alat komunikasi, melainkan identitas bangsa, simbol persatuan, dan cerminan martabat negara.

"Bahasa Indonesia bukan sekadar alat komunikasi, bahasa Indonesia adalah identitas bangsa, simbol persatuan, dan cerminan martabat negara," ujar Gubernur dalam sambutan tertulisnya.

Ia menekankan bahwa penggunaan bahasa Indonesia sesuai kaidah merupakan tanggung jawab bersama, baik di lingkungan pemerintahan maupun sektor swasta. Komitmen tersebut dapat diwujudkan melalui penggunaan bahasa Indonesia yang tepat dalam dokumen resmi, surat-menyurat, papan informasi, nama bangunan, media publikasi, hingga komunikasi pelayanan kepada masyarakat.

"Pembinaan bahasa Indonesia bukan hanya memperbaiki kesalahan, tetapi juga membangun budaya berbahasa yang tertib, santun, dan efektif," lanjutnya.

Menurut Gubernur, evaluasi hasil pembinaan menjadi momentum untuk mengukur capaian, mengidentifikasi aspek yang perlu diperbaiki, serta merumuskan langkah tindak lanjut agar pembinaan kebahasaan berlangsung secara berkelanjutan.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada penilaian administratif, tetapi menjadi dasar perbaikan konkret di setiap lembaga.

"Saya berharap kegiatan ini bukan sekadar penilaian administratif. Jadikan momentum ini sebagai refleksi dan perbaikan bersama. Hasil evaluasi hendaknya menjadi dasar langkah konkret di lembaga masing-masing," tegasnya.

Gubernur juga mengajak seluruh perangkat daerah serta lembaga pemerintah dan swasta untuk bersinergi dengan Balai Bahasa Provinsi Lampung melalui pembinaan, pendampingan, evaluasi, dan perbaikan berkelanjutan. Komitmen tersebut perlu diperkuat melalui kebijakan internal, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penyuntingan dokumen dan informasi publik, serta pengawasan penggunaan bahasa secara berkala.

Di samping pengutamaan bahasa Indonesia, Gubernur menegaskan pentingnya pelestarian bahasa daerah sebagai bagian dari kekayaan budaya Lampung. Salah satu upaya yang dilakukan Pemprov Lampung ialah mendorong penggunaan bahasa Lampung dalam aktivitas sehari-hari setiap Kamis.

"Kita tetap menghormati dan melestarikan bahasa daerah. Pemerintah Provinsi Lampung telah mengeluarkan instruksi untuk penggunaan bahasa Lampung setiap hari Kamis," ungkapnya.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menjaga keberlangsungan bahasa Lampung di tengah masyarakat, sekaligus menghormati keberagaman dialek dan ragam bahasa yang berkembang di daerah.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Balai Bahasa Provinsi Lampung serta seluruh perangkat daerah dan lembaga pemerintah maupun swasta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan pembinaan kebahasaan. Ia berharap kolaborasi tersebut semakin kuat dan memberikan dampak nyata terhadap kualitas pelayanan publik.

Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Provinsi Lampung Muhammad Muis mengatakan bahwa pembinaan kebahasaan terhadap lembaga pemerintah dan swasta telah dilaksanakan selama sekitar lima hingga enam tahun terakhir. Evaluasi dan apresiasi menjadi bagian dari upaya untuk melihat penerapan hasil pembinaan sekaligus mendorong peningkatan kesadaran berbahasa di lingkungan kelembagaan.

Muis menjelaskan bahwa upaya tersebut sejalan dengan konsep Trigatra Bangun Bahasa, yakni utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, dan kuasai bahasa asing.

"Kalau kita menulis poster, papan nama, atau tulisan-tulisan yang mudah diakses publik, mari kita bersama-sama ikut bertanggung jawab untuk meletakkan bahasa Indonesia pada posisi yang paling atas," ujar Muis.

Ia menegaskan bahwa bahasa Indonesia harus menjadi bahasa utama dalam informasi yang dapat diakses masyarakat. Penggunaan bahasa Indonesia pada papan nama, poster, dan berbagai media informasi publik perlu menjadi perhatian bersama agar kedudukannya sebagai bahasa negara tetap terjaga.

Selain itu, Muis mengingatkan pentingnya penggunaan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan keluarga. Ia menilai penggunaan bahasa Lampung di kawasan perkotaan perlu terus didorong agar bahasa daerah tersebut tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

"Bagi Bapak dan Ibu yang suami istri orang Lampung, pakailah bahasa Lampung itu di rumah. Jangan sampai bahasa Lampung itu hilang," ajaknya.

Menurut Muis, pelestarian bahasa daerah membutuhkan keterlibatan masyarakat secara langsung. Keluarga memiliki peran penting dalam membiasakan anak-anak menggunakan bahasa daerah sehingga keberlangsungan bahasa tidak hanya bergantung pada program pemerintah.

Di sisi lain, Muis juga mendorong penguasaan bahasa asing, khususnya bagi generasi muda, agar mampu bersaing dalam dunia pendidikan dan pekerjaan di tingkat global.

"Jangan sampai anak kita nanti kalah bersaing, apalagi pada tataran global. Mari kita sama-sama mendorong anak-anak kita untuk menguasai salah satu bahasa asing," katanya.

Ia menegaskan bahwa pengutamaan bahasa Indonesia, pelestarian bahasa daerah, dan penguasaan bahasa asing harus berjalan beriringan. Dengan demikian, masyarakat dapat menjaga identitas kebangsaan sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat internasional.

Dalam kegiatan tersebut, Balai Bahasa Provinsi Lampung memberikan apresiasi kepada lembaga terbaik dalam pengutamaan bahasa Indonesia di ruang publik dan dokumen lembaga tahun 2026.

Untuk kategori pemerintah, Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung meraih Terbaik I, disusul Perwakilan Ombudsman RI Lampung sebagai Terbaik II dan Kantor Kementerian Agama Kota Metro sebagai Terbaik III.

Sementara itu, untuk kategori swasta, Hotel Golden Tulip Springhill Lampung meraih Terbaik I, diikuti Lembah Hijau sebagai Terbaik II dan Lampung Post sebagai Terbaik III.

Melalui kegiatan ini, Pemprov Lampung berharap semakin banyak lembaga yang menjadikan penggunaan bahasa Indonesia sesuai kaidah sebagai bagian dari budaya kerja dan pelayanan publik, tanpa mengesampingkan upaya pelestarian bahasa daerah serta peningkatan penguasaan bahasa asing (Astri).

Komentar

Populer

Lapor Pak Kapolri, Diduga Gudang BBM Ilegal Bebas Beroperasi Di Lingkungan Padat Penduduk

Rajaberita.info  - Sebuah bangunan yang diduga menjadi lokasi penimbunan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar bebas beroperasi di lingkungan padat penduduk di kampung gudang agen, kelurahan pesawahan, kota bandar lampung. Warga setempat yang enggan disebutkan namanya menyebut bahwa lokasi yang berpagar seng itu merupakan tempat menimbun BBM jenis solar. "Lokasi itu tempat minyak mbak, kami takut kalau terjadi hal-hal yang berbahaya karena dulu pernah terjadi kebakaran besar," ucapnya kepada wartawan, Selasa (13/10/2026). Ditambahkannya, waktu kebakaran dulu sempat melahap sebuah rumah milik wartawan. Kejadian kebakarannya waktu itu terjadi saat malam hari, ujarnya. Warga setempat berharap aparat penegak hukum seperti Polri dan BPH MIGAS dapat mengambil tindakan tegas dan memproses sesuai hukum yang berlaku agar tidak terjadi hal-hal berbahaya bagi masyarakat lingkungan setempat. Untuk diketahui, Penimbunan BBM subsidi melanggar undang'undang migas nomor 22 tahun 2...

Bhayangkari Tulang Bawang Turun Langsung Sentuh Hati Warga : Lamsia, Ibu Hamil, Balita TPQ Darul Ilmi

Rajaberita.info - Wujud kepedulian nyata terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Bhayangkari Cabang Tulang Bawang melalui rangkaian kegiatan sosial dalam kunjungan kerja ke Bhayangkari Ranting Menggala dan Bhayangkari Ranting Banjar Agung (BJA). Tak sekadar menjalankan agenda organisasi, kegiatan ini menjadi momentum untuk menebar kasih sayang, memperkuat kepedulian sosial, serta menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan. Rangkaian kegiatan yang direncanakan berlangsung pada pagi hingga siang hari tersebut menyasar sejumlah kelompok masyarakat, mulai dari ibu hamil, balita, warga lanjut usia (lansia) kurang mampu, hingga lembaga pendidikan keagamaan. Pada pagi hari, kegiatan dipusatkan di wilayah Ranting Menggala dengan agenda dokumentasi bersama pengurus dan pelaksanaan kegiatan Posyandu bagi ibu hamil serta balita.Kehadiran Bhayangkari di tengah kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat ini menjadi bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kesejahteraan keluarga ...

Dua Buruh Nyambi Jual Sabu Di Bandar Lampung, 11 Gram Disita Polisi

Rajaberita.info - Dua pria di Bandar Lampung berinisial S (26) dan D (22) ditangkap polisi karena diduga menjual sabu. Keduanya ditangkap di sebuah penginapan di kawasan Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung. Kasus ini terungkap setelah polisi mendapat informasi adanya aktivitas narkotika di lokasi tersebut. Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Bandar Lampung kemudian bergerak ke lokasi pada Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Polisi mendapati S dan D berada di lokasi. Keduanya langsung diamankan dan digeledah. Dari tangan mereka, polisi menemukan 22 paket kecil sabu dengan berat bruto 11,03 gram yang disimpan dalam dompet warna cokelat. Selain itu, polisi menyita satu paket sabu lainnya, seperangkat alat hisap, dua ponsel dan satu sepeda motor. Kasat Narkoba Polresta Bandar Lampung Kompol Indik Rusmono mengatakan kedua tersangka mengaku mendapatkan sabu dari seorang pria berinisial R yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO). “Dari pemeriksaan, kedua tersangka mengaku bekerja kepa...

Pamapta Polres Tulang Bawang Turun Langsung Padamkan Karhutla Di Cakat Raya

Rajaberita.info - Respons cepat kembali ditunjukkan jajaran Polres Tulang Bawang dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat. Personel PAMAPTA I, IPDA Fredi Wicaksono, S.H., turun langsung melakukan patroli sekaligus membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kampung Cakat Raya, Kelurahan Menggala, Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang, Jumat (9/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Kebakaran lahan yang terjadi tepat di depan SPBU Cakat Raya tersebut langsung mendapatkan penanganan dari petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tulang Bawang. Kehadiran personel kepolisian di lokasi menjadi bagian dari upaya respons cepat guna memastikan situasi tetap aman dan arus lalu lintas tidak terganggu. Di tengah penanganan kebakaran, personel PAMAPTA I turut memantau kondisi di sekitar lokasi serta memastikan aktivitas pengguna jalan tetap berjalan dengan lancar. Berdasarkan laporan petugas, arus lalu lintas ...

Respons Cepat Babinsa Koramil 0421-09, Kebakaran Lahan Di Tol KM 71 B Berhasil Dipadamkan

Rajaberita.info - Respons cepat Babinsa Koramil 0421-09/Tanjung Bintang, Serma Robby Mizwar, dalam menindaklanjuti laporan warga menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran lahan di sekitar Jalan Tol KM 71 B, Desa Lematang, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (14/10/2026) petang. Begitu menerima laporan adanya kobaran api, Serma Robby langsung bergerak menuju lokasi dan menghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kecamatan Tanjung Bintang. Koordinasi tersebut dilakukan untuk mempercepat penanganan sekaligus mengantisipasi potensi meluasnya api ke area sekitar. Berdasarkan laporan kejadian, kobaran api pertama kali diketahui sekitar pukul 18.20 WIB oleh Romi (45), Kepala Dusun 01, RT 03, Desa Lematang. Melihat api di sekitar area tol, Romi segera menghubungi kepala desa dan Babinsa Desa Lematang untuk meminta penanganan. Menerima informasi tersebut, Serma Robby tidak menunda keberangkatan. Ia langsung menuju lokasi guna memastikan kondisi di lapangan dan...