Langsung ke konten utama

Polisi Bekuk Pencuri Kabel PLN Milik Vendor PT Mustika Kurnia Abadi


Rajaberita.info - Jajaran Polsek Cukuh Balak bersama Tim Tekab 308 Presisi Satreskrim Polres Tanggamus berhasil mengungkap kasus pencurian kabel listrik yang terjadi di Pekon Doh, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus. 

Seorang pria berinisial AF (44) diamankan pada Jumat tanggal 29 Mei 2026, sekitar pukul 06.00 WIB di Pekon Doh, Cukuh Balak, Tanggamus setelah diduga mencuri kabel listrik milik vendor proyek jaringan listrik di kecamatan setempat.

Plh. Kapolsek Cukuh Balak Ipda Tri Wijayanto, S.Pd.I., M.M., mengatakan pelaku diketahui merupakan warga kelahiran Pekon Putih Doh, Kecamatan Cukuh Balak, namun memiliki KTP Lampung Selatan.

"Palaku pernah menikah dan menetap di Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, pelaku tercatat memiliki identitas kependudukan di wilayah tersebut," kata Ipda Tri Wijayanto mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Minggu 31 Mei 2026.

Ipda Tri Wijayanto menjelaskan, kasus ini terungkap setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas mencurigakan seseorang yang diduga sedang memotong kabel listrik di Pekon Doh pada Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 04.05 WIB.

Mendapat laporan tersebut, Polsek Cukuh Balak bersama Tim Tekab 308 Presisi Satreskrim Polres Tanggamus langsung bergerak menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian perkara, tim berhasil mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pelaku pencurian. 

"Saat dilakukan pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah melakukan pencurian kabel listrik di lokasi proyek tersebut," jelasnya.

Lanjutnya, dari tangan pelaku, tim mengamankan sejumlah barang bukti berupa kabel listrik jenis NA2XSEYBY ukuran 3 x 240 mm/SKTM, satu buah gergaji besi, satu pasang sandal warna ungu, satu buah sarung motif hitam putih, satu buah senter kepala, serta dua karung yang diduga digunakan untuk membawa hasil curian.

Berdasarkan hasil penyelidikan, kabel yang dicuri merupakan milik vendor PT Mustika Kurnia Abadi (MKA) yang sedang mengerjakan proyek jaringan listrik di wilayah tersebut. 

"Akibat aksi pencurian itu, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp20 juta," ujarnya.

Kapolsek mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku melakukan aksinya pada malam hingga dini hari agar tidak diketahui warga sekitar. 

"Sementara motif pencurian diduga karena faktor ekonomi dan kondisi keuangan pelaku yang sedang terpuruk," ungkapnya.

Kesempatan itu, Ipda Tri juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang segera memberikan informasi dengan cepat.

"Terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat sebab dengan informasi yang cepet tersebut sehingga aksi pencurian tersebut dapat cepat terungkap dan pelaku berhasil diamankan sebelum melarikan diri," ucapnya.

Ditambahkannya, saat ini pelaku berikut barang bukti telah diamankan di Polres Tanggamus guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

"Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 477 ayat (1) huruf f atau Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama sembilan tahun," tandasnya (feby).

Komentar

Populer

Modus Jual Ikan 1,8 Ton, Pria Asal Tuban Tipu Korban Hingga Rp30 Juta Berhasil Dibekuk Polsek Labuhan Maringgai

Rajaberita.info - Polsek Labuhan Maringgai berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan yang terjadi di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial OD (32), warga Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur, resmi diamankan setelah diduga melakukan penipuan bermodus penjualan ikan rebus layang melalui media komunikasi WhatsApp. Kapolres Lampung Timur AKBP Heti Patmawati melalui Kapolsek Labuhan Maringgai KOMPOL Rizal Effendi menjelaskan, peristiwa tersebut bermula pada hari Senin, 28 November 2025 sekira pukul 19.12 WIB. Saat itu, pelaku menghubungi korban melalui aplikasi WhatsApp dengan menawarkan ikan rebus layang dalam jumlah besar. Dalam percakapan tersebut, pelaku meyakinkan korban dengan melakukan negosiasi harga yang terlihat wajar hingga akhirnya disepakati harga sebesar Rp39.000 per kilogram dengan total ikan sebanyak 1,8 ton. Setelah kesepakatan tercapai, pelaku meminta uang muka atau down payment (DP) sebesar Rp30.000.000 kepada kor...

Polisi Tangkap Komplotan Curanmor Bersenpi Di Bandar Lampung, 1 Pelaku Masih Diburu

Rajaberita.info - Tekab 308 Polresta Bandar Lampung menangkap satu pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) bersenjata api yang beraksi di Bandar Lampung dan Lampung Selatan. Satu pelaku lainnya masih masuk daftar pencarian orang (DPO). Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay mengatakan pelaku yang ditangkap berinisial DC, sementara rekannya berinisial A masih dalam pengejaran petugas. “Pelaku ada dua orang, satu berhasil diamankan dan satu lainnya masih DPO,” kata Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, Senin (26/5/2026). Kasus ini terungkap usai polisi menyelidiki laporan pencurian sepeda motor Honda Beat milik korban di kawasan Gedong Pakuon, Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung, Desember 2025 lalu. Motor korban hilang saat diparkir di tempat kerja. Setelah menerima laporan, polisi melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap DC di sebuah rumah kost di wilayah Kemiling, Bandar Lampung, Jumat (23/5). Saat penangkapan, polisi turut menyita satu pucuk senjata api...

Rumah Warga Jadi Markas Narkotika, Polisi Amankan Pelaku Dan Narkoba

Rajaberita.info - Sebuah rumah warga di Kelurahan Menggala Selatan, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, ternyata menyimpan rahasia kelam. Rumah yang tampak biasa saja itu rupanya kerap dijadikan tempat transaksi dan pemakaian narkotika, hingga akhirnya dibongkar habis oleh tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tulang Bawang pada Senin, 18 Mei 2026 sekitar pukul 14.30 WIB. Operasi pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang merasa curiga dengan aktivitas yang terjadi di rumah tersebut. Warga melaporkan bahwa di lokasi itu sering terjadi aktivitas mencurigakan yang diduga kuat berkaitan dengan peredaran dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu. Berdasarkan informasi tersebut, petugas langsung bergerak melakukan penyelidikan dan pengawasan di sekitar lokasi. Begitu tiba di rumah yang dimaksud, mata petugas langsung tertuju pada tiga orang laki-laki yang berada di dalam. Gerak-gerik mereka yang gelisah dan berusaha menyembunyikan sesuatu semakin me...

Kembali Marak Helikopter Pelangsir BBM, Sebuah Mobil Terlihat Ganti Plat Nopol Cari Minyak Di SPBU

Rajaberita.info - Sejak Razia dan Penggrebekan gudang penimbunan bahan bakar minyak (BBM) ilegal oleh Polda Lampung di pesawaran beberapa waktu lalu membuat mafia berpikir keras mengelabui aparat penegak hukum dalam menjalankan bisnisnya. Dari penelusuran wartawan media rajaberita.info masih ditemukan beberapa kendaraan pelangsir BBM jenis solar yang masih beroperasi di beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Provinsi Lampung. Ketua DPW LSM HARIMAU Provinsi Lampung Lita Yunarti mengatakan Tindakan tegas harus dilakukan kepada pelangsir - pelangsir BBM yang mencari keuntungan pribadi. "Sangsi hukum harus tegas tanpa tebang pilih, kami meminta kepada pihak pertamina patra niaga dapat menyalurkan subsidi minyak tepat sasaran. Jangan hanya memberi teguran kepada pengelola SPBU nakal, tapi harus diberikan efek jera agar tidak ada lagi yang bermain dengan mafia BBM di Provinsi Lampung," ucapnya kepada wartawan Sabtu, (30/5/2026). Ditambahkannya, Kendaraan yang melang...

DPW LSM HARIMAU Lampung Apresiasi Langkah TNI - Polri Bongkar Gelanggang Sabung Ayam Di Tanggamus

Rajaberita.info - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Harapan Rakyat Indonesia Maju (HARIMAU) Provinsi Lampung mengapresiasi TNI - POLRI yang berani mengambil langkah nyata dan menegakkan hukum tanpa ragu-ragu memberantas judi sabung ayam di Kabupaten Tanggamus.   Ketua DPW LSM HARIMAU Provinsi Lampung Lita Yunarti menyatakan Dukungan dan mengapresiasi langkah TNI - POLRI dalam pemberantasan judi. Langkah nyata ini perlu mendapat aprisiasi tinggi dari masyarakat dan pimpinan tertinggi di Lembaganya masing-masing, ucapnya kepada wartawan, Minggu (31/5/2026). Ditambahkannya, Langkah aparat penegak hukum ini perlu mendapat acungan jempol dan penghargaan bagi satuan masing-masing.   Menurutnya, Langkah nyata ini bukanlah hal yang mudah dalam penegakkan hukum di tanah Lampung apalagi jika kita mengingat kejadian penggrebekan sabung ayam yang memakan korban jiwa petugas Polri di way kanan lalu. "Kami atas nama DPW LSM HARIMAU mrmberikan apresiasi kepada ...